Halaman Utama > Fokus Internasional > 22 Maret 2020 Upacara Agung Homa Jambhala Putih Nagavahana di Rainbow Temple


22 Maret 2020 Upacara Agung Homa Jambhala Putih Nagavahana di Rainbow Temple

【Berita #TBS Seattle】

Sore hari tanggal 22 Maret 2020, Rainbow Temple (彩虹雷藏寺) Seattle Amerika Serikat dengan tulus mengundang Mulacarya Dharmaraja Liansheng untuk memimpin Upacara Agung Homa Jambhala Putih Nagavahana.

Sadhana Jambhala Putih Nagavahana ditransmisikan untuk pertama kalinya pada bulan Februari tahun 1997 pada saat Upacara Agung Musim Semi di Seattle Amerika Serikat, tata cara sadhananya dapat disimak dalam karya tulis Dharmaraja Liansheng, buku no-123, artikel : "Dharmaraja Liansheng Membabarkan Sadhana Jambhala Putih Nagavahana".

Jambhala Putih adalah Dewa Rezeki yang menghindarkan insan dari derita kemiskinan, Beliau merupakan salah satu penjelmaan hati karuna Avalokitesvara Bodhisattva, esensi Beliau adalah Avalokitesvara Bodhisattva. 

Pada tanggal 21 April 2018, untuk pertama kalinya Dharmaraja Liansheng mentransmisikan beberapa metode istimewa dalam Sadhana Jambhala Putih.

Tiga manfaat menekuni Sadhana Jambhala Putih : 

1. Membangkitkan niat kebajikan dan welas asih.
2. Dalam kehidupan saat ini berkecukupan sandangan dan pangan.
3. Di kehidupan mendatang tidak terjerumus dalam tiga alam rendah, terlahir di Sukhavatiloka.

Dalam Dharmadesana kali ini, Dharmaraja kembali membabarkan kiat dan cara menata mandala Sadhana Jambhala Putih.

Jambhala Putih berdiam dalam Istana Kristal, "Mempersembahkan piramida kristal putih dapat membuat Beliau bersukacita, terasa kembali ke kediaman Beliau sendiri." Oleh karena itu, mandala Jambhala Putih mesti terdiri dari tujuh piramida kristal, dan di antara setiap kristal diletakkan semangkuk air mandi ( jumlah keseluruhan 7 mangkuk ). Air mandi sangat penting bagi Jambhala Putih, sebab kegemaran Jambhala Putih adalah mandi. 

"Inilah mandala yang utama, Anda mesti celupkan jari ke dalam air mandi di altar, kemudian percikkan air tersebut, ambil sedikit saja sebagai tanda berkah milik Anda, berarti Anda memperoleh harta anugerah dari Jambhala Putih Nagavahana, kemudian visualisasi uang dari seantero angkasa turun tercurah memenuhi rumah Anda."

Dharmaraja mengungkapkan, Jambhala Putih berkaitan dengan Catur Maharajakayika, dan Catur Maharajakayika tentu saja dapat menaklukkan Dewa Wabah. Dalam kondisi pandemi seperti ini, kita juga boleh memanjatkan doa memohon perlindungan Jambhala Putih dengan cara mempersembahkan air mandi kepada Jambhala Putih di altar, kemudian usai bersadhana percikkan di dalam rumah Anda sebagai tanda perlindungan dari Jambhala Putih.

Selain itu, jika Anda menderita demam atau influenza, usai bersadhana, teteskan setetes air mandi Jambhala Putih ke dalam mulut Anda, kemudian panjatkan doa memohon kesembuhan kepada Jambhala Putih.

Dharmaraja memberitahu semua, Biksu Liaoming pernah mengajarkan beberapa metode istimewa dari Jambhala Putih, selain metode untuk menang undian utama, ada metode air mandi menggali Harta Dharma ( Terma ) : Cari bambu berwarna hijau ( melambangkan naga hijau ), kemudian ikat kain putih di atasnya, kain putih mesti dicelupkan ke dalam air mandi Jambhala Putih, Anda dapat menggunakannya untuk mencari harta Dharma. Bawa bambu hijau dengan kain putih terikat yang telah dicelupkan ke dalam air mandi Jambhala Putih ke lokasi di mana terdapat Harta Dharma ( Guru Padmasambhava dan Yeshe Tsogyal banyak menyembunyikan Terma di Bhutan dan Nepal ), maka bambu itu akan bergetar, kain putih juga akan melambai memberitahu Anda lokasi harta Dharma terpendam, ini adalah metode menggali harta Dharma.

Dharmaraja melanjutkan pengulasan Lamdre, dalam teks disebutkan mengenai penekunan Sadhana Kriyatantra, bersadhana menggunakan sankha dan kalasa abhiseka, simabandhana mandala menggunakan benang pancawarna. 

Dharmaraja menjelaskan, saat itu boleh menekuni Adinatayoga, berkontak batin dengan Istadevata, visualisasi kalasa abhiseka berubah menjadi aksara "A", berubah menjadi cakra candra, di atas cakra candra terdapat aksara "Zhong" berubah menjadi ratnakalasa, di dalam kalasa terdapat lima jenis obat yang menjelma menjadi cakra candra, lima permata menjelma menjadi cakra surya, lima bijian menjelma menjadi aksara "Hum" di tengah cakra candra dan cakra surya, aksara "Hum" menjelma menjadi vajra, kemudian aksara "Hum" menjadi perhiasan, kemudian bersama menjadi Aksobhya Tathagata, Buddhapitr ini membawa vajra dan ghanta, Buddhamatr membawa kapala dan kartika.

Pada saat yang sama, visualisasi Dharmasankha yang di atas menghasilkan Istadevata diri sendiri, pada saat yang sama keduanya dikait masuk ke dalam Aksobhya Buddha, memperoleh adhisthana tubuh, ucapan, dan pikiran. 

Ornamen puncak Istadevata abhiseka adalah Aksobhya Tathagata, kemudian mempersembahkan pujian dan sarana puja kepada kedua Adinata, dilanjutkan dengan japa Mantra Istadevata, visualisasi cahaya yang dipancarkan dari cakra mantra berputar di atas benang pancawarna, mengundang kehadiran Istadevata vajra cakra manipura ( Vajravarahi ), dari pori tubuh Beliau mengalir amerta tirta Sifat Sejati Pancajnana, memenuhi mangkuk persembahan air, kemudian mengalir masuk ke dalam kalasa, kemudian dari puncak kepala Aksobhya Buddha di dalam kalasa mengalir ke bawah, pori Beliau juga terus mengalirkan amerta tirta Pancajnana yang berwarna putih permata. Japa mantra 108 kali, dan terakhir memenuhi kalasa.

Menekuni sadhana ini dapat menggunakan air di dalam kalasa abhiseka untuk menyingkirkan Mara Besar, Mara Menengah, dan Mara Kecil. Selain itu, abu homa juga bisa digunakan untuk memutuskan penyebaran wabah di suatu tempat.

"Hari ini, terima kasih kepada segenap umat yang menyaksikan secara daring, menambah semarak kita, meski saya tidak melihat Anda, namun Anda selalu dapat melihat saya, menambah semarak di tempat ini." 

"Kursi di depan Mahaguru lebih banyak daripada jumlah orang yang hadir, kursi kosong lebih banyak daripada jumlah orang, ini belum pernah terjadi sebelumnya, seumur hidup saya selama 76 tahun belum pernah menyaksikan fenomema ini, hidup kali ini sudah termasuk sangat menarik."

Dharmadesana lengkap ( Bahasa Mandarin ) :
www.tbsva.org/tbnw/epaper_detail947.htm

Judul Asli :
2020年3月22日 彩虹雷藏寺騎龍白財神護摩法會

Klik di sini untuk versi bahasa Mandarin

◎ Situs TBSN Terbaru ( Mandarin ) :
https://ch.tbsn.org/

Siaran Langsung Kebaktian dari Ling Shen Ching Tze Temple, setiap Minggu pukul 10:00 ( WIB )
Siaran Langsung Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap Senin pukul 05:00 ( WIB )

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :

http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.