Halaman Utama > Fokus Internasional > Upacara Agung Homa Raga Vidyaraja Tanggal 30 Juni 2019 di Vihara Vajra Bumi Nusantara


Upacara Agung Homa Raga Vidyaraja Tanggal 30 Juni 2019 di Vihara Vajra Bumi Nusantara


【#TBS Liputan Lianhua Qiujin, Indonesia】

Tanggal 30 Juni adalah hari terakhir dari serangkaian kegiatan kali ini, tentu saja kegiatan utama yang paling dinanti adalah Upacara Agung Homa Raga Vidyaraja untuk santika, paustika, vasikarana, dan penyeberangan. Semua meja dan kursi yang sebelumnya digunakan untuk kelas telah dibersihkan dari bhaktisala, semua berkat para relawan yang bekerja membersihkan arena upacara malam hari sebelum acara. Di pagi hari, tim sarana puja telah sibuk menata berbagai persembahan, dan tim pendaftaran telah dikerumuni banyak umat yang ingin mendaftar dalam upacara. Selain itu, ada tim lain yang juga sibuk mempersiapkan upacara pemberkatan nikah bagi sepasang mempelai yang berbahagia. 

Sejak pagi, dalam bhaktisala sudah ada umat yang mulai menempati tempat duduk, usai upacara pemberkatan nikah, tim sarana puja langsung menata persembahan homa, selain itu, tim penyambutan upacarika, tim distribusi sarana puja homa, dan para perwakilan yang mempersembahkan khata juga melakukan gladi resik. Demi mempersingkat waktu, sebelum upacara dimulai, upacarika telah dipersilakan untuk mengadhisthana altar dirgahayu dan altar penyeberangan. 

Pada siang hari pukul 13:30, upacara dimulai tepat waktu, dengan diiringi lantunan Mantra Hati Guru yang agung, tim penyambut upacarika melakukan prosesi penyambutan mengundang Acarya Shi Lianman (釋蓮滿上師) selaku upacarika dan segenap Acarya pendamping untuk masuk ruang altar mandala. Usai persembahan dupa, namaskara, dan mempersilakan Acarya naik Dharmasana, pembawa acara memperkenalkan setiap Acarya yang hadir dan para tamu agung, di antaranya adalah Pembimas Buddha Provinsi Banten dan ketua DPD Walubi Provinsi Banten. Dalam kata sambutan beliau, Pembimas Buddha Provinsi Banten menyampaikan bahwa perkembangan pesat agama Buddha di Vihara Vajra Bumi Nusantara yang terletak di Banten telah memberikan sumbangsih yang sangat berarti bagi masyarakat. Dapat menyelenggarakan kegiatan skala akbar semacam ini juga merupakan kebanggaan bagi umat Buddha Provinsi Banten, selain itu, pemerintah juga sangat mendukung kegiatan pendidikan agama Buddha seperti ini. Usai kata sambutan, 17 orang perwakilan umat mempersembahkan khata kepada 17 orang Acarya yang hadir. Tata ritual upacara pun mulai berjalan dengan khidmat, regu pelantunan untuk upacara kali ini dipandu secara langsung oleh Acarya Shi Lianfei (釋蓮飛上師), keseluruhan pelantunan upacara menggunakan paduan tiga suara, semua dilantunkan, sungguh sangat istimewa. 

Sarana puja dalam upacara kali ini juga memperoleh dukungan dari para muda-mudi Vihara Vajra Bumi Giri Putra ( Cizang Tongxiuhui - 慈藏同修會 – Cipari, Cilacap, Jawa Tengah ) yang membuat Dharmayudham Raga Vidyaraja, seperti : Ratnakalasa, busur dan panah, vajra dan ghanta, dan lain sebagainya, sungguh kreatif dan hasilnya sangat indah. Ada pula beberapa umat yang menghias sarana puja menjadi lebih istimewa, ada berbagai bentuk dan warna, keindahannya sungguh tak terperikan. Umat yang bertugas mendistribusikan sarana puja juga mengenakan jubah kuning, mereka berbaris dengan rapi, mulai dari altar mandala sampai di dekat tungku homa. Tungku homa versi Tibet juga dibuat lebih tinggi, dan karena khawatir api terlalu tinggi, supaya tidak membakar langit-langit, maka dibuat penutup di atasnya, dekorasi tetap mengutamakan faktor keselamatan supaya upacara dapat berjalan dengan lancar dan sempurna. 

Usai upacara, tim paduan suara Vihara Vajra Bumi Nusantara mempersembahkan dua vihara-gita, kemudian dilanjutkan dengan Dharmadesana dari upacarika : Acara Shi Lianman (釋蓮滿上師). Dalam Dharmadesananya, Acarya menyampaikan bahwa Adhinatha Homa kali ini : Raga Vidyaraja merupakan penjelmaan Vajrasattva, merupakan penjelmaan maitrikaruna demi memenuhi harapan para insan dalam hal lima kebutuhan kehidupan. Inilah bentuk pengamalan Bodhicitta agung dari Bodhisattva yang welas asih, merupakan pengorbanan penuh demi mentransformasikan keinginan para insan menjadi pencerahan. Semua makhluk memiliki Buddhata, semua setara, oleh karena itu jangan merendahkan siapa pun. Nafsu raga merupakan kegelapan batin tanpa awal, sadhaka mesti bisa berbhavana mencapai pencerahan sempurna mentransformasikan Raga menjadi Vidyaraja, namun bagaimana caranya ? 

1.    Menjaga sila.
2.    Tulus bertobat.

Vajrasattva adalah Vajradhara ke-6, merupakan Dharmaraja Jinaputra, oleh karena itu dapat melakukan penyeberangan arwah. Ada tiga macam penyeberangan arwah :

1.    Penyeberangan menggunakan pandangan kebijaksanaan.
2.    Penyeberangan kehidupan sekarang.
3.    Penyeberangan jelang wafat.

Penyeberangan menggunakan pandangan kebijaksanaan berarti belajar pandangan benar dalam Buddhadharma untuk melampaui avidya ( kegelapan batin ) tanpa awal. Penyeberangan kehidupan sekarang adalah diri sendiri berbhavana untuk menyeberangkan diri sendiri baru kemudian menyeberangkan insan lain. Penyeberangan jelang wafat berarti seorang kalyanamitra membantu melakukan penjapaan untuk menyeberangkan arwah. Mahaguru juga pernah mengatakan bahwa sadhaka membaca sutra dan menjapa mantra berarti sedang menyeberangkan diri sendiri. 

Sesungguhnya penyeberangan arwah tidaklah sukar, kesukaran ada pada batin yang tidak bisa fokus, yang menyebabkan daya sutra dan mantra tidak bisa berfungsi. Di akhir Dharmadesana, Acarya mendoakan semoga kebijaksanaan kita semua dapat lebih meningkat. 

Usai sesi Dharmadesana, Acarya Shi Lianfei (釋蓮飛上師) melaporkan bahwa Shifang Tongxiuhui Hong Kong (十方同修會) berdana rupang Y.A. Atisa untuk dibagikan ke setiap tempat ibadah di Indonesia. Acarya Lianhua Chengzu (程祖上師) selaku ketua True Buddha Foundation (TBF) bersama Acarya Lianyue (蓮悅上師) secara simbolis menyerahkan kepada Bapak Rahmat Hartanto dan Ibu Winarni Harsono sebagai perwakilan kedua majelis Zhenfo Zong di Indonesia untuk menerima rupang Y.A. Atisa. Perwakilan tempat ibadah untuk berpartisipasi dalam Lokakarya Dharmaduta kali ini juga dipanggil maju ke depan untuk berfoto bersama, setelah upacara usai, dapat mengambil rupang tersebut untuk disemayamkan di tempat ibadah masing-masing. 

Sebelum Abhiseka Pemberkahan Raga Vidyaraja, ada umat yang memohon Abhiseka Sarana. Usai memberikan Abhiseka Sarana, saat Acarya hendak kembali ke Dharmasana, ada lagi umat yang maju ke depan untuk mohon Abhiseka Sarana, demikianlah Acarya tiga kali bolak-balik untuk memberikan Abhiseka Sarana, baru kemudian Acarya kembali duduk di atas Dharmasana untuk memberikan Abhiseka Pemberkahan Raga Vidyaraja. Abhiseka Pemberkahan menyempurnakan kegiatan selama enam hari berturut-turut.

Para Dharmaduta dan para umat peserta lokakarya kembali dengan lebih banyak lagi pengetahuan Dharma untuk dibagikan kepada para umat di tempat ibadah masing-masing. Memanfaatkan kemajuan teknologi masa kini, keesokan harinya Pandita Siska Kumara langsung membagikan intisari materi yang disampaikan oleh para Acarya pembimbing ke dalam grup sosial media, kami yakin semua ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para rohaniwan dan umat. Terima kasih atas adhisthana dari Mahaguru, terima kasih pula kepada para Acarya pembimbing.

Judul Asli :
2019年真佛宗宗委會舉辦講師助教甄選 -- 印尼區 -- 30日活動報導

Klik di sini untuk versi bahasa Mandarin
 

Siaran Langsung Kebaktian dari Ling Shen Ching Tze Temple, setiap Minggu pukul 10:00 ( WIB )
Siaran Langsung Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap Senin pukul 05:00 ( WIB )

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.