Halaman Utama > Fokus Internasional > Liputan Ujian Seleksi Pandita Tahun 2019 di Indonesia


Liputan Ujian Seleksi Pandita Tahun 2019 di Indonesia


【#TBS Liputan Lianhua Qiujin dari Indonesia】

Pada tahun ini, True Buddha Foundation ( TBF ) menyelenggarakan ujian seleksi pandita di empat negara berbeda. Indonesia menempati urutan ke-2, diselenggarakan pada tanggal 25 dan 26 Juni 2019 di Vihara Vajra Bumi Nusantara ( Yinni Leizangsi - 印尼雷藏寺 ). Setelah ujian seleksi pandita selama 2 hari,  kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya selama 3 hari, dan pada 1 hari terakhir diselenggarakan Upacara Agung Homa Raga Vidyaraja sebagai penyempurna. 

Pada tanggal 24 Juni, 7 Acarya komite utama TBF menempuh penerbangan jauh dari Amerika Serikat menuju ke Jakarta, dan penerbangan kali ini sungguh penuh perjuangan, sebab bertepatan dengan mogok kerja Eva Air, jadwal perjalanan diubah mendadak, menyebabkan kekacauan waktu pendaratan di Jakarta. Acarya Lianhe  (蓮訶上師) yang paling lambat tiba, di tengah malam pesawat beliau baru mendarat di Jakarta. Koper Acarya Lianseng (蓮僧上師) juga sempat hilang, dan baru dikembalikan pada tengah malam, jika tidak ditemukan, sungguh akan lebih merepotkan, sebab keesokan paginya beliau sudah harus menjadi pembimbing dalam ujian seleksi pandita. Beberapa Acarya yang mengalami jet lag memanfaatkan waktu di ruang istirahat untuk tidur menghimpun vitalitas demi kelancaran ujian seleksi di hari ke-2. Melihat para Acarya terus gigih melalui segala aral dan rintangan, sungguh membangkitkan rasa salut dan berharap dapat meneladani dedikasi beliau semua dalam membabarkan Dharma.

Pada pukul 8 pagi, tanggal 25 Juni, para peserta melakukan presensi menggunakan alat kode QR, yang bekerja sangat cepat dan tidak bising. Bagi peserta yang tidak mengerti bahasa Mandarin, mesti menggunakan ponsel untuk mendengarkan terjemahan langsung, bagi yang tidak membawa earpohone, panitia telah mempersiapkannya untuk dibagikan kepada mereka. 

Berkat semangat dan kesungguhan hati, materi ujian dapat disampaikan dengan lancar dan efisien. Pada jam istirahat siang, semua berfoto bersama di halaman depan ruang bhaktisala vihara. Setelah santap siang bersama, penyampaian materi ujian dilanjutkan. Setiap kelas berakhir tepat waktu, kelas terakhir adalah kelas pelantunan yang hanya mendapatkan porsi waktu selama 30 menit, namun materi yang harus disampaikan tidaklah sedikit, Acarya pembimbing mesti bisa dengan cepat menyampaikan materi, dan para peserta mesti menggunakan waktu di malam hari untuk banyak berlatih secara pribadi. 

Pagi hari tanggal 26 Juni adalah ujian tertulis, Pandita Lokapalasraya dan Pandita Dharmaduta mengerjakannya di ruang yang sama dengan soal yang berbeda. Ujian wawancara dan pelantunan di sore hari dilakukan di 6 ruang kelas SMA Sekolah Atisa Dipamkara, salah satu ruangan digunakan sebagai ruang tunggu para peserta, 2 ruangan untuk ujian pelantunan, dan 3 ruang untuk ujian wawancara, di setiap ruang ujian terdapat 3 orang Acarya. 

Para peserta ujian seleksi Pandita Dharmaduta menjalani ujian wawancara terlebih dahulu, sedangkan peserta ujian seleksi Pandita Lokapalasraya dibagi menjadi grup yang masing-masing berisi 5 orang untuk menjalani ujian pelantunan terlebih dahulu. Pada saat ujian, para peserta dilarang keras untuk ngobrol, dan semua peserta dapat memathui aturan dengan baik. Ujian berjalan dengan lancar dan berakhir tepat pukul 5 sore. 

Usai santap malam, para Acarya TBF, beserta para perwakilan Majelis Agama Buddha Tantrayana Zhenfo Zong Kasogatan Indonesia dan Majelis Agama Buddha Tantrayana Satya Buddha Indoenesia (Madha Tantri), bersama para Acarya Indonesia menggelar rapat evaluasi kerja sampai pukul 21:30 baru kembali untuk istirahat. 

Pada tanggal 27 Juni, dimulai lokakarya pendidikan selama 3 hari berturut-turut, pada pukul 8 pagi para peserta melakukan presensi, presensi juga dilakukan menggunakan pindai kode QR pada name tag yang dikalungkan di depan dada, selain itu, pemindaian ditetapkan sehari dua kali, yaitu pada pagi hari dan tengah hari, untuk memastikan kehadiran para peserta secara penuh, dengan harapan supaya para peserta dapat menghargai kesempatan belajar, dan meningkatkan kualitas diri masing-masing. 

Lokakarya dilakukan di bhaktisala vihara, dan demi memudahkan para peserta untuk mengikuti kelas dan mencatat, maka panitia meminjam meja dan kursi dari Sekolah Atisa Dipamkara, setiap peserta mendapatkan satu meja dan kursi, di bagian bawah meja terdapat rak untuk tas.

Upacara pembukaan lokakarya dilakukan dengan singkat dan padat, terlebih dahulu para Acarya mempersembahkan dupa, bernamaskara kepada mandala, dan setelah pembawa acara memperkenalkan setiap Acarya yang hadir, Acarya Lianfei (蓮飛上師) memandu pelantunan sila, dan dilanjutkan dengan kata sambutan ketua TBF. Acarya Chengzu selaku ketua TBF menyemangati semua untuk tekun menimba ilmu, berupaya mewujudkan Indonesia yang penuh dengan cinta kasih agung, dan terus maju meningkatkan kualitas diri sesuai dengan bimbingan Mahaguru. Ujian seleksi pandita kali ini diselenggarakan di empat negara berbeda, yang pertama diselenggarakan di Amerika Serikat, berikutnya di Indonesia, sesi ke-3 di Malaysia, dan terakhir di Taiwan. Jumlah peserta yang paling banyak adalah di Indonesia, yaitu 60 orang. Oleh karena itulah TBF sangat peduli pada perkembangan di Indonesia. 

Usai kata sambutan, langsung masuk pada lokakarya sesi pertama, yang dibawakan oleh Acarya Lianhe dengan tema : Sila Samaya Tantrayana. Acarya menyampaikan bahwa sesuai dengan sabda Sang Buddha : “Jadikan sila sebagai Guru.”, dan seperti yang tertulis dalam buku Mahaguru : “Buddha yang Aku Kenal”, dinyatakan bahwa Dharma yang tertinggi dan paling mendalam adalah ketaatan pada sila, yang merupakan hal utama dalam bhavana. Acarya mengupas makna dari pantangan dan aturan, serta 10 manfaat utama menjaga sila. Berikutnya adalah pengenalan dan makna Sila Samaya Tantra, dan hubungannya dengan jalinan antara sadhaka, Guru, dan Istadevata. Lebih lanjut lagi, dibahas pula mengenai pelanggaran Sila Samaya, dan bagaimana cara purifikasi. Materi disampaikan dengan jelas, singkat, dan padat, semua yang menyimaknya nampak benar-benar fokus, dan sibuk mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh Acarya pembina. 

Kelas ke-2 dibawakan oleh Acarya Chengzu dengan tema bagaimana rohaniwan dan pengurus vihara dapat bahu-membahu menciptakan masa depan yang lebih baik. Kelas ketiga dipandu oleh Acarya Lianman (蓮滿上師) dan Acarya Lianchuan (蓮傳上師) yang membawakan pendalaman Buddhadharma, dimulai dari perbedaan antara Mandala Vajradhatu dengan Mandala Garbhadhatu, dilanjutkan dengan struktur, makna dan cara menggunakan vajra ghanta. Kelas keempat dipandu oleh Acarya Lianfei (蓮飛上師) yang membawakan makna dan kualitas yang mesti ada dalam pelantunan. Kelas keempat inilah yang paling santai, sebab tidak perlu lagi menggunakan earphone untuk mendengarkan terjemahan, selain itu juga bisa mendengarkan pelantunan merdu dari Acarya Lianfei, sungguh membuat suasana hati menjadi segar kembali dan penuh Dharmasukha. Kelas berakhir pada pukul 5 sore, peserta yang membawa kendaraan pribadi bergegas pulang ke rumah masing-masing, para peserta yang menginap di vihara langsung bersiap untuk berbasuh, dan menantikan waktu santap malam bersama. 

Judul Asli :
2019年真佛宗宗委會舉辦講師助教甄選 -- 印尼區 -- 25日-27日活動報導

Klik di sini untuk versi bahasa Mandarin
 

Siaran Langsung Kebaktian dari Ling Shen Ching Tze Temple, setiap Minggu pukul 10:00 ( WIB )
Siaran Langsung Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap Senin pukul 05:00 ( WIB )

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.