Halaman Utama > Fokus Internasional > Lokakarya dan Konferensi Zhenfo 2019 di Taiwan


Lokakarya dan Konferensi Zhenfo 2019 di Taiwan

Mengajarkan Konsep Ajaran Tantra Zhenfo
Meningkatkan Interaksi Antar Umat
Memperkukuh Sikap Menghargai Silsilah
Menerapkan Aturan Zhenfo Zong

【Liputan TBS】

Mulai tanggal 25 Februari, selama tiga hari berturut-turut,  bertempat di Haoyunlai Convention and Exhibition Centre Taichung, True Buddha Foundation ( TBF ) menyelenggarakan : Lokakarya dan Konferensi Anggota Sangha, Segenap Rohaniwan dan Penanggung Jawab Tempat Ibadah Zhenfo Zong. 

Supaya dalam waktu singkat semua bisa belajar banyak pengetahuan secara maksimal, selama dua hari, dibuka kelas bersama bagi para anggota Sangha dan umat awam, materi yang dibawakan memperoleh respon antusias dari sekitar 300 orang peserta. Pihak panitia juga menyediakan penerjemah bahasa Inggris dan bahasa Indonesia demi memberikan kemudahan bagi para rohaniwan. 

Pada tanggal 26 Februari, Mulacarya Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu hadir di arena lokakarya untuk Berdharmadesana dan kemudian berfoto bersama para peserta.  

Di hari pertama, terlebih dahulu Acarya Lianhe (蓮訶上師) memandu semua untuk membaca 14 Sila Dasar Tantrayana, Abdi Guru Pancasika, serta mengulas materi mengenai : “Sila”. Sila terdiri dari kata : “Pantang” yang bermakna dengan kesadaran hati menaati aturan, merupakan wujud pengendalian diri, melindungi sadhaka supaya tidak tercemar. “Hukum” yang berarti aturan yang ditetapkan demi menjaga ketertiban komunitas agama, serta sanski yang diterapkan bagi yang melanggar aturan tersebut, ini bersifat mengatur, supaya ucapan dan perilaku sadhaka sesuai dengan aturan, sehingga dapat membina keharmonisan dalam interaksi bersama, selain itu, yang paling penting adalah supaya semua dapat hidup harmonis sesuai dengan Buddhadharma. 

Acarya kembali menekankan pentingnya Sila Samaya, dengan penuh kepedulian beliau memberitahu para peserta, “Kita mesti senantiasa mawas diri dan mengendalikan perilaku, jangan membunuh, mencuri, dan asusila. Tidak berlidah dua dan tidak berucapan jahat, tidak berdusta dan membicarakan hal-hal yang tidak bermanfaat. Batin tidak menuruti nafsu keinginan yang sesat, tidak dikuasai amarah, juga tidak membenci. Tanggalkan semua pandangan sesat, inilah laku Bodhisattva.”, pengendalian diri dapat membantu sadhaka untuk mencapai keberhasilan bhavana. 

Pada saat kelas yang kedua, Acarya Lianhua Chengzu (蓮花程祖上師), menggunakan pemahaman hasil membaca karya tulis Mahaguru untuk berbagi dengan semua bagaimana cara memahami hati Mahaguru, serta bagaimana bahu membahu membangun masa depan Zhenfo. Acarya berharap supaya segenap rohaniwan dan penanggung jawab tempat ibadah Zhenfo Zong dapat memahami dan mengaplikasikan aturan TBF, menaati aturan bagi rohaniwan, tempat ibadah dan organisasi. 

Dalam kelas sore hari, Acarya Lianchuan (蓮傳上師) dan Acarya Lianman (蓮滿上師) mengulas manfaat dan makna namaskara ( penghormatan ), sebab namaskara dan pertobatan merupakan tahapan paling awal dari bhavana. Keagungan rupang Buddha dapat membangkitkan penghormatan dalam hati kita, bernamaskara di hadapan Buddha berarti merendahkan diri di hadapan Buddha dan Bodhisattva, juga berarti menyatakan pertobatan, mempersembahkan tubuh, ucapan, dan pikiran sepenuhnya kepada para Buddha dan Bodhisattva. 

Acarya Lianchuan memperagakan bagaimana cara yang benar menghormati para Buddha, dan Acarya Lianman mengisahkan sebuah cerita singkat kepada semua, makna dari cerita tersebut adalah namaskara kepada Buddha berarti belajar rendah hati dan menghormati, makna utamanya adalah untuk mengikis tiga racun batin : lobha, dvesa, dan moha. 

Di kelas terakhir, pengacara Zhou Huifang (周慧芳律師) memperkenalkan cara menggunakan fasilitas yang tersedia dalam situs Tbboyeh ( Zhenfo Boyezang - 真佛般若藏 ), serta telah membuat tips-tips dan penjelasan detail, supaya semua umat, di mana pun berada dan kapan pun, dapat melalui ponsel masing-masing masuk dalam situs Tbboyeh dan membaca karya tulis Mahaguru. 

Di hari kedua, Acarya Lianwei (蓮衛上師) berbagi makna dari pelantunan puja, sebenarnya pelantunan puja dan visualisasi Tantra saling berhubungan, dalam sutra Buddha pelantunan puja disebut sebagai suara Dharma nan murni, suara yang memuliakan para Buddha. Akan tetapi, mungkin masih banyak yang tidak tahu bahwa masih ada lagi manfaat istimewa dari pelantunan puja, selain memuliakan kebajikan luar biasa dari para Buddha, pada saat pelantunan kita juga sedang membersihkan tubuh, ucapan, dan pikiran diri sendiri. 

Berikutnya, Acarya Lianhua Changren (蓮花常仁上師) berbagi pengalaman membabarkan Dharma selama bertahun-tahun, serta menggunakan gaya penyampaian yang humoris dan mudah dicerna, Acarya mengupas prinsip utama dari laku Bodhisattva, serta delapan jalan kebenaran untuk mencapai Kebuddhaan, supaya para peserta dapat memahami pandangan benar dalam belajar Buddha. 

Di siang hari, Mulacarya Dharmaraja Liansheng hadir di lokasi lokakarya, bersantap bersama semua, serta memberikan Dharmadesana yang sangat berharga, setelah melihat penayangan video kilas balik kegiatan lokakarya, Mahaguru memberikan masukan dan saran yang sangat berharga, serta mengukuhkan bahwa lokakarya yang diselenggarakan oleh TBF  dapat menambah pengetahuan dasar agama Buddha, meningkatkan kesadaran akan tata krama, ketaatan kepada sila dan pengalaman bhavana bagi segenap rohaniwan, dan semua ini sangat baik. 

Karena ada siswa yang masih punya beberapa pertanyaan atas makna Madhyamika, maka Mahaguru berwelas asih kembali mengulas konsep jalan tengah yang mendalam dengan menggunakan cara yang lebih sederhana supaya lebih mudah untuk dipahami, serta bagaimana cara memadukan konsep jalan tengah dengan bhavana dan dhyana-samadhi, membimbing para siswa untuk lebih mendalam merenungkan Dharma, dan supaya dapat mencapai keberhasilan dalam bhavana. Usai Dharmadesana, sebelum meninggalkan tempat, Mahaguru berwelas asih memberikan adhisthana jamah kepala kepada setiap siswa yang hadir. 

Kelas sore hari dipandu oleh Acarya Lianyue (蓮悅上師) yang berbagi mengenai konsep silsilah Zhenfo, seorang tantrika mesti menjunjung tinggi Mulacarya, sebab dalam ajaran Tantra Mulacarya merepresentasikan tubuh, ucapan, dan pikiran para Buddha Bodhisattva trikala di sepuluh penjuru, sebab Dharma dari para Buddha trikala di sepuluh penjuru berasal dari transmisi Mulacarya, barulah kemudian sadhaka dapat menekuninya, dan mencapai keberhasilan sempurna. Metode belajar yang dibawakan dengan lincah dan hidup, serta melalui interaksi tanya jawab, membuat para peserta semakin bersemangat, bersama merenungkan keagungan, luasnya dan kedalaman batin Mahaguru. Jika kita dapat mengamalkan Catur-apramana-citta : Mahamaitri, Mahakaruna, Mahamudita, dan Mahaupeksa, maka masihkah ada kerisauan batin ?

Dalam kelas akhir, bapak Tu Yucheng selaku lektor kepala dari Chaoyang University of Technology mengajarkan bagaimana cara memberikan pelayanan menyeluruh yang menyentuh, pelayanan yang dapat membuat klien menjadi terharu, sehingga dapat meninggalkan kesan mendalam bagi klien, serta bagaimana cara berpikir dari sudut pandang klien. Terlebih dahulu pikirkan kebutuhan dan harapan dari klien, dengan demikian kita dapat memberikan pelayanan yang paling baik. Selain itu, senyum dalam melayani juga sangat penting, dengan demikian, berkat senyum tulus Anda, tamu yang datang pun akan bersukacita, sebab senyum adalah hadiah perjumpaan yang paling baik. 

Di tengah suasana sukacita Lokakarya pendidikan selama dua hari yang penuh semangat dan pengetahuan baru yang menarik, semua memperoleh banyak pelajaran berharga, dan pulang dengan membawa hasil berlimpah.  

Judul Asli :
2019台灣真佛教育研習班與聯誼會:

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4810

◎ Tautan Siaran Langsung Upacara Homa di Taiwan Lei Tsang Temple, setiap hari Sabtu pukul 14:00 ( WIB )

Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.