Halaman Utama > Fokus Internasional > 2 Maret 2019 Upacara Agung Homa Sitatapatra Bhagavati di Taiwan Lei Tsang Temple


2 Maret 2019 Upacara Agung Homa Sitatapatra Bhagavati di Taiwan Lei Tsang Temple

《 Liputan Lianhua Huaizhi TBS - 蓮花懷之 》

Sitatapatra Bhagavati Menangkis Semua Petaka
Melindungi Semua Siswa Zhenfo Zong 

Pada hari Sabtu, 2 Maret 2019 pukul 3 sore, perintis Zhenfo Zong, Anuttara Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu tiba di Taiwan Lei Tsang Temple (台灣雷藏寺) untuk memimpin Upacara Agung Homa Sitatapatra Bhagavati. Memanjatkan permohonan supaya Sitatapatra Sang Bhagavati Pembalik memancarkan cahaya putih terang untuk melindungi seluruh Taiwan dan para insan yang berjodoh, menjemput para arwah terlahir di Negeri Buddha, melindungi seluruh siswa Zhenfo Zong, terhindar dari segala petaka, mengikis karmavarana, menaklukkan mara, semua harapan yang baik dan wajar dapat terpenuhi, serta mencapai keberhasilan bhavana. 

Zhenfo Zong Memiliki Silsilah Nadi Dharma yang Jelas
Perpaduan Sempurna Sutrayana dan Tantrayana
Rinpoche Dalam Aliran Mesti Memahami Dharma 

Salah satu tamu agung dalam upacara hari itu adalah Geshe Jigme Zhengzeng dari Gaden Jangtse Thoesam Norling Monastery ( Gaden Jangtse Dratsang ). Vihara Gaden merupakan salah satu vihara penting bagi Gelug, Dharmaraja Liansheng mengisahkan nidana istimewa beliau dengan Gelugpa :

Pada tahun 1996, demi memenuhi undangan dari pemimpin spiritual Gelug : Dharmaraja Ganden Tripa, Dharmaraja Liansheng Berdharmayatra ke Dharamsala India dan 8 lokasi Dharmayatra Buddhis, dalam perjalanan Dharmayatra Dharmaraja Liansheng berjumpa dengan Kasur Jigme L. Rinpoche dan Y.M. Amchok Rinpoche. 

Kemudian Dharmaraja Liansheng berkunjung ke Vihara Gaden tempat Dharmaraja Ganden Tripa berada, dilanjutkan dengan kunjungan ke Vihara Gaden Sogpa tempat Y.M. Amchok Rinpoche, kemudian Dharmaraja Liansheng duduk di atas Dharmasana di aula Loseling di Vihara Drepung untuk Berdharmadesana kepada ribuan Lama. Dharmaraja juga menerima undangan untuk menjalani upacara duduk di atas dipan pusaka di Karma Lekshey Ling, menerima pengesahan sebagai Tulku Rinpoche.

Dharmaraja Liansheng memiliki silsilah dari empat sekte utama Tantra Tibet, silsilah Nyingma diperoleh dari Bhiksu Liaoming, Bhiksu Liaoming merupakan Guru Sahabat dari Norlha Hotogtu, dan telah menerima banyak abhiseka Nyingma ; Silsilah Sakyapa berasal dari Dezhung Rinpoche ( Acarya Sakya Zhengkong ), silsilah Kagyud berasal dari Gyalwa Karmapa ke-16 ; Sedangkan silsilah Gelug berasal dari Guru Thubten Dhargye, yang silsilahnya berasal dari Kanjurwa Rinpoche dari Mongolia. 

Dalam Sutrayana, Dharmaraja telah bersarana kepada Mahabhiksu Yinshun dari sekte Taixu, juga bersarana kepada ketua majelis agama Buddha Tiongkok : Bhiksu Dao-an dan Bhiksu Leguo dari Hong Kong. Dharmaraja adalah Mahasiddha yang memadukan bhavana Sutrayana dan Tantra, oleh karena itu, Rinpoche dalam Zhenfo Zong mesti menerima pendidikan Dharma yang lengkap dan ketat, kemudian mesti lulus dalam pendidikan Dharma yang setara dengan Doktor dalam agama Buddha, atau Geshe, supaya dapat benar-benar membabarkan Dharma menyeberangkan insan luas. 

Sitatapatra Bhagavati Mudah Berkontak Yoga
Beliau Berikrar Melindungi Siswa Zhenfo Zong

Adhinatha Homa hari ini adalah Sitatapatra Bhagavati yang merupakan penjelmaan dari cahaya terang usnisa Buddha, pernah melindungi seluruh Surga Dewa Indra, dan membalikkan serangan semua Asura. 

Wujud Sitatapatra Bhagavati ada yang bermuka satu dan berlengan dua, bermuka tiga dan berlengan enam, bahkan bermuka seribu dan berlengan seribu, tangan kiri memegang Payung Putih Agung sebagai ciri utama, Mantra Perisai Sitatapatra : “Hum. Mama. Hum Ni. Suoha.” Jika dijapa terbalik akan menjadi Mantra Pembalik, dapat menangkis semua kutukan dan serangan, sehingga berbalik kepada si pembuat, dari sini kita dapat mengetahui betapa besarnya Dharmabala Bhagavati ini. 

Membentuk mudra dan visualisasi cahaya terang Sitatapatra Bhagavati menaungi diri, menjapa Mantra Perisai Sitatapatra, dapat menyingkirkan semua teluh dan malapetaka. 

Pada saat upacara homa berlangsung tadi, Sitatapatra Bhagavati menampakkan diri dan mengungkapkan bahwa Sadhana Sitatapatra Bhagavati sangat mudah berkontak yoga ! Dharmaraja Liansheng memberitahu semua siswa Zhenfo Zong : Mahabala Vajra, Marici Devi, dan Sitatapatra Bhagavati, ketiga Adhinatha ini sangat mudah kontak yoga ; Dapat dipilih sebagai Dharmapala.

Dharmaraja melanjutkan pengulasan Lamdre : Ketahuilah bahwa Lamdre dibabarkan oleh Virupa, dan ditransmisikan oleh Drogmi Lotsawa ; Marpa dari Kagyud dan tiga sesepuh atau Tiga Zur pendiri Nyingmapa juga merupakan siswa dari Drogmi Lotsawa. Sakyapa merupakan sekte yang paling menjunjung tinggi Lamdre. 

Pembahasan Lamdre kali ini sampai pada : “Marga Gelombang Pikiran”, dalam hal Anuttaratantra dan Prajna, ada tiga metode pemurnian, disebut : “Marga Gelombang Pikiran Dhyana Samadhi”. Upaya dan Prajna merepresentasikan sadhaka dan sadhika, “Mudra Wujud Padma” merupakan sadhika yang memiliki kualitas sebagai Bhagavati atau Dakini, merupakan mudra karman Vidyarajni berwujud. Sadhaka dan sadhika bervisualisasi lingkungan sekitar menjadi teratai putih besar yang mekar, kemudian teratai ini menutup perlahan, dan keduanya berada di dalam kuncup teratai, masing-masing bervisualisasi manunggal dengan Istadevata, cakra svadhisthana masing-masing menjadi vajra dan padma, yang kemudian berpadu menjadi perpaduan upaya dan Prajna. Ini merupakan Anuttaratantra yang termasuk dalam abhiseka tingkat tiga, sadhaka dan sadhika mesti menerima abhiseka bersama-sama, dan secara langsung memperoleh instruksi dari Mulacarya, selain itu, keduanya mesti telah mencapai keberhasilan Phowa, kundalini, cahaya suci, pandangan ilusi, kesadaran mimpi, dan samkranti , “Enam Yoga Naropa”, mencapai keberhasilan dalam abhiseka kedua, merealisasikan anasrava dan sunyata, jika belum mencapai ini semua, berarti tidak boleh menekuni abhiseka tingkat tiga ; Syaratnya sangat ketat, dan bukan suatu hal yang gampang. 

Saat Dharmaraja Liansheng berada di India, bersama Dalai Lama beliau pernah membahas “Rupa adalah sunya, sunya adalah rupa” yang ada dalam Hrdaya Sutra. Menurut Dalai Lama saat itu, sunya dan rupa adalah alami, merupakan perpaduan harmoni. Sedangkan pendapat dari Dharmaraja Liansheng adalah : “Yoga-vahin”, yaitu : Tidak melekat pada eksistensi, juga tidak melekat pada sunya, eksistensi dan sunya menyatu, samvrtisatya ( kebenaran relatif ) dan Paramarthasatya ( kebenaran mutlak ) menjadi satu, utpattikrama ( tahap pembangkitan ) dan Sampanakrama ( tahap sempurna ) bersama, ini merupakan yoga-vahin Madhyamika. Sadhaka mesti berlatih untuk manunggal dengan batin, sepenuhnya mengendalikan pikiran sendiri, ini disebut satu hati dan tak bercabang, ini adalah ‘dhyana’.

Usai Dharmadesana yang sangat istimewa, Dharmaraja Liansheng memberikan adhisthana kolektif untuk memberkati rupang, alat puja, benda-benda rohani, dan Air Mahakaruna Dharani milik umat ; Kemudian Dharmaraja Liansheng menganugerahkan dua abhiseka yang sangat istimewa : Sadhana Istadevata Sitatapatra Bhagavati dan Mantra Pembalik. Upacara Agung Homa Sitatapatra Bhagavati telah sempurna, semua siswa mulia memperoleh transmisi kiat sadhana yang teragung dari Dharmaraja, semoga semua memperoleh ketenteraman dalam kehidupan bhavana, terus sampai mencapai keberhasilan tertinggi. 

Judul Asli :
2019年3月2日台灣雷藏寺大白傘蓋佛母護摩大法會

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4808

◎ Tautan Siaran Langsung Upacara Homa di Taiwan Lei Tsang Temple, setiap hari Sabtu pukul 14:00 ( WIB )

Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.