Halaman Utama > Fokus Internasional > Bagian 1 - Dialog Nilai Sejarah dan Upacara Agung di Candi Borobudur


Bagian 1 - Dialog Nilai Sejarah dan Upacara Agung di Candi Borobudur

【TBS Liputan Acarya Lianhua Huijun- 蓮花慧君】

Pada tanggal 27 Oktober 2018, Majelis Agama Buddha Tantrayana Satya Buddha Indonesia bekerja sama dengan Majelis Agama Buddha Tantrayana Zhenfo Zong  Kasogatan, diprakrasai oleh True Buddha Foundation, bertempat di Yogyakarta, menggelar acara : ‘Tapak Tilas Sewu Tahun – Mohon Buddha Menetap di Dunia’.

Dialog Nilai Sejarah yang Istimewa

Seorang tokoh arkeolog senior yang sangat dihormati di Indonesia, Prof. Dr. Noerhadi Magetsari, Guru Besar Emeritus Universitas Indonesia yang pada tahun ini berusia 80 tahun mengemukakan : Y.A. Atisa adalah seorang pangeran yang kemudian meninggalkan kehidupan duniawi, menjalani kebiksuan dengan gelar : Dipamkara Srijnana, dan belajar kepada Serlingpa Dharmakirti selama 12 tahun.

Beliau pernah Berdharmayatra ke Nalanda di India, dan berpradaksina di stupa di Bodhgaya, di sana Beliau melihat kehadiran 2 sosok Tara yang saling berbincang mengenai satu-satunya metode untuk mencapai keberhasilan bhavana, yaitu : Bodhicitta, maitri-karuna, dan yang memiliki kualifikasi untuk mentransmisikan ajaran agung ini adalah Guru Agung Dharmakirti dari Suvarnadvipa. 

Oleh karena itu, Y.A. Atisa melakukan pelayaran dari India ke Suvarnadvipa, setelah menempuh perjalanan yang penuh dengan aral rintangan, akhirnya Y.A. Atisa tiba di Suvarnadvipa, kemudian terlebih dahulu melakukan penjajakan sebelum berguru dan memohon Dharma kepada Guru Agung Dharmakirti. 

Ketua Umum WALUBI, Dra. Siti Hartati Tjakra Murdaya, dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Candi Agung Borobudur merupakan situs peninggalan bersejarah, sekaligus merupakan tempat suci bagi umat Buddha, merupakan sebuah mandala dan Bodhimanda yang agung, yang kemudian memperoleh pengesahan dari UNESCO, dan pemerintah melakukan pemugaran. Ibu Hartati memuji bahwa ajaran dari Dharmaraja Liansheng sesuai dengan perkembangan zaman. Pada zaman sekarang, kondisi batin manusia sedang terpuruk, Buddhadharma sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas batin umat manusia. Demikian pula dengan Candi Agung Borobudur, yang melalui segala relief dan simbolnya dapat menuntun kita untuk memahami makna kehidupan.

CEO Upacara Agung Atisa 2018, Acarya Shi Lianyue (蓮悅上師 ) memperkenalkan Dharmaraja Liansheng. Tahun ini merupakan tahun ke-51 Dharmaraja Liansheng berkarya, karya tulis beliau telah mencapai 268 buku, beliau bukan hanya seorang Mahasiddha, melainkan juga merupakan seorang Dharmaraja penulis. 

Acarya Lianyue juga memperkenalkan tahapan Sadhana Tantra Zhenfo. Dalam setiap upacara agung yang dipimpin oleh Mahaguru di berbagai negara, selalu memecahkan rekor, jumlah peserta mencapai lebih dari sepuluh ribu. Acarya yakin, Upacara Agung Atisa Dipamkara yang akan dipimpin oleh Dharmaraja Liansheng pada tanggal 8 Desember 2018 nanti akan menganugerahkan adhisthana dan manfaat bagi bangsa dan negara Indonesia. 

Usai Dialog Nilai Sejarah, penulis dan para Acarya langsung naik bus menuju ke Candi Agung Borobudur. Karena jadwal yang sangat padat, maka makan malam dilakukan di dalam bus. 

Pada pukul 8 malam hari itu, semua tiba di Candi Agung Borobudur, sesuai dengan pengarahan dari panitia, setiap Acarya berbaris dengan rapi dan agung sambil membawa obor yang melambangkan transmisi terang Dharma nan agung.

Acarya Lianfei Memandu Setiap Tahap Tata Ritual dan Pelantunan
Upacara Berjalan Dengan Khidmat Penuh Nuansa Keagungan

Usai homa, upacarika Upacara Agung Homa Maha Padmakumara Putih, Acarya Shi Lian-he (蓮訶上師) Berdharmadesana : Hari ini merupakan pertama kalinya beliau memimpin upacara di luar negeri, terlebih adalah upacara ini diselenggarakan di salah satu keajaiban dunia, yaitu : Candi Agung Borobudur, sungguh bagaikan mimpi.

Acarya menekankan, dalam upacara kali ini, selain melimpahkan jasa bagi para korban bencana di Sulawesi Tengah dan Lombok, yang terutama adalah ‘Mohon Buddha Menetap di Dunia’. Kita siswa Zhenfo mesti tekun berbhavana, mendukung Tbboyeh, belajar Dharma menuntun diri sendiri untuk mencapai realisasi terang sifat sejati, dan menyeberangkan insan lain, maka inilah Mohon Buddha Menetap di Dunia yang sesungguhnya. 

Di hari pelaksanaan upacara ini, semula BMKG melaporkan akan turun hujan deras, akan tetapi, pada hari itu, berkat adhisthana Mulacarya, udara malam hari di Candi Agung Borobudur sejuk, untuk beberapa saat tetesan lembut amrta tirta tercurah dari angkasa, seakan memberikan abhiseka kepada semua peserta, semua merasa sungguh takjub.

Para cendekia yang hadir pada hari itu juga sangat memuji tekad agung Dharmaraja Liansheng yang telah membabarkan ajaran Tantra ke seluruh penjuru dunia. Semua menyampaikan rasa sukacita menyambut kedatangan Dharmaraja Liansheng untuk sekali lagi membabarkan Dharma di Indonesia, dan mentransmisikan ajaran suci dari Guru Sesepuh : Y.A. Atisa. Kita semua sangat menantikannya, dan pemutaran Dharmacakra agung kali ini pasti memberikan kebaikan bagi lebih banyak lagi insan. 

Judul Asli :
印尼日惹:歷史學術交流與婆羅浮圖法會

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4710

◎ Tautan Siaran Langsung Pembabaran Dharma Mahaguru di Seattle ( Waktu Indonesia ) : Puja Bakti di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu pukul 10:00 ( WIB ) ; Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin pukul 05:00 ( WIB )

Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.