Halaman Utama > Fokus Internasional > Mencapai Keberhasilan Bhumi Keempat Abhiseka Guhya Dapat Memahami Bahasa Sad-gati


Mencapai Keberhasilan Bhumi Keempat Abhiseka Guhya Dapat Memahami Bahasa Sad-gati


 

【TBS – Berita Seattle 西雅圖訊】

Sore hari tanggal 30 September 2018, Rainbow Temple (彩虹雷藏寺) mengundang Dharmaraja Liansheng untuk memimpin Upacara Agung Homa Kalacakra Vajra, upacara dihadiri oleh empat golongan siswa dan para tamu agung. Dharmaraja mengumumkan bahwa pada tanggal 5 – 9 Oktober akan membabarkan Dharma di Panama, memimpin Upacara Agung Mahabala Vajra dan Mahottara Heruka, menganugerahkan abhiseka, serta mengabhiseka altar mandala di Chan Fat Chun Chang Hung Temple  ( Changhong Leizangsi - 常弘雷藏寺 ) dan Asociacion Budista De Chiriqui ( Baohua Tongxiuhui - 寶華同修會 ), mengajak semua untuk berpartisipasi. Dharmaraja memberikan restu semoga upacara dapat berjalan dengan mangala dan sempurna, menantikan supaya segenap siswa di Panama dapat memperoleh manfaat Dharma.

Dharmaraja memperkenalkan silsilah, asal-usul, mantra hati, makna abhiseka dan manfaat istimewa dari Adhinatha Homa hari ini, Kalacakra Vajra, Dharmaraja kembali mengingatkan, sadhana apa pun yang Anda tekuni, baik itu Sadhana Vajra atau Istadevata apa pun, yang terutama adalah mesti punya silsilah yang murni, silsilah Kalacakra Dharmaraja Liansheng ada tiga :

Silsilah pertama: Kanjurwa Rinpoche – Thubten Nima – Thubten Dali – Thubten Dhargye – Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu.

Silsilah kedua: Panchan ke-9 – Guru Sakya Dezhung – Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu.

Silsilah ketiga: Silsilah Rahasia Mendalam : Silsilah yang diperoleh oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu langsung dari Kalacakra Vajra dalam samadhi.

Selain itu, pada saat tarian mudra pada upacara hari itu, Buddha Kalacakra Vajra berubah menjadi pilar cahaya biru, ke atas mencapai angkasa, ke bawah mencapai bumi, berputar sekali di aula homa, “Berarti kita semua telah diadhisthana, ini sungguh berharga.”

Pada tahun ini, semula Taiwan akan diterjang oleh 25 topan, beberapa kali ketika topan jelas sudah mencapai Taiwan, mendadak berubah haluan, jika bukan serong ke kiri, maka serong ke kanan, atau pindah haluan ke Jepang dan negara lain. Dharmaraja membeberkan sebabnya adalah pada tahun 2014 saat membabarkan Dharma di Guam, Dharmaraja memimpin Upacara Agung Arya Tara, dan mengabhiseka Stupa Usnisavijaya Bhagavati, “Begitu Stupa Usnisavijaya disemayamkan, maka topan akan berubah haluan.” Tantra Timur banyak dipraktikkan di Jepang, juga ada banyak siswa Tantra Timur di sana, ada sadhana, ada ritual dan ada homa, akan tetapi, kenapa tidak bisa membuat topan pindah haluan ? Persoalannya adalah Tantra Timur kekurangan banyak Sadhana Tantra, seperti Kalacarka, Mahottara Heruka, Mahabala, dan lain sebagainya, oleh karena itu, Dharmaraja memuji : “Sadhana Tantra Zhenfo sungguh istimewa !”

Kalacakra adalah roda waktu agung, Dharmaraja mengupas dengan mendetail, tubuh manusia adalah Kalacakra Internal ( prana, nadi, bindu ), di luar ada Kalacakra Eksternal, di saat Kalacakra Internal manunggal dengan Kalacakra Eksternal, disebut sebagai Kalacakra Lain ( Siddhi ), “Roda waktu agung dapat menghancurkan semua kejahatan diri, kelsha, tabiat buruk, lobha, dvesha, moha, keraguan, dan kesombongan, sehingga sadhaka dapat mencapai keberhasilan, inilah makna utama dari Kalacakra Vajra.”

Dharmaraja melanjutkan pengulasan Lamdre, di dalam Lamdre disebutkan mengenai perdebatan, pada masa India kuno, para Acarya sejati yang benar-benar telah mencapai keberhasilan mesti menerima pertanyaan tanpa batasan, dan ia mesti bisa menjawab satu-persatu dengan jelas, bagi yang berhasil menang dalam perdebatan, ia bisa memperoleh payung mestika. Y.A. Atisa pernah berdebat dengan guru sesat yang memiliki 13 payung, karena Y.A. Atisa menguasai berbagai sutra dan tantra, maka Beliau pun menang dan berhasil mendapatkan 13 payung dari pihak lawan, guru sesat tersebut dan para siswanya harus memeluk ajaran Buddha, dan mempersembahkan kuilnya untuk dijadikan vihara Buddha. Oleh karena itu, Y.A. Atisa memiliki 108 vihara. 

“Samadhi Mahajnana Murni nan Terang yang muncul alami” : Jiwa dan raga merasa ringan dan damai, memahami semua sutra dan sastra, mencapai kebijaksanaan agung. Sumber kebijaksanaan adalah sutra dan sastra, serta ajaran yang ditransmisikan oleh Guru. Mesti bisa mengalahkan semua kaum sesat, tiap patah kata yang dikemukakan oleh kaum sesat langsung dapat dipatahkan. Dapat menjelaskan segalanya. Mesti memahami Caturbhumi Abhiseka Guhya. Sampai pada bhumi keempat dari Abhiseka Guhya, memperoleh Abhiseka Mahapurna, Anda dapat mengetahui bahasa dari enam alam. Mahaguru memperoleh petunjuk dari Mahadewi Yaochi, bahwa keberhasilan duniawi disebut ‘Tercemar oleh dunia.’ Oleh karena itulah Dharmaraja menyatakan, lebih baik menjadi Dharmaraja. Dharmaraja memiliki kemampuan untuk melihat terang diri, memahami makna sejati dari sunya, dan menampilkan kemampuan bahasa dan sastra. 

“Setelah belajar Buddhadharma, Anda akan memiliki kefasihan berbicara tanpa rintangan.” Dharmaraja berpesan kepada semua, di saat sadhaka melebur dalam Buddha-bhumi, memasuki Buddhadharma, sadhaka akan menyadari, ternyata segala sesuatu di dunia saha adalah sunya sejati,  “Sama sekali tiada yang dapat diperoleh, secara perilaku, ucapan, hidup, akan menjadi bebas leluasa, dan terakhir akan menyadari sama sekali tidak menetap, menjadi orang yang benar-benar merealisasi Bodhi.”

Usai Dharmadesana, Mahaguru menganugerahkan Abhiseka Sadhana Kalacakra Vajra yang sangat berharga. 


























Judul Asli :
成就密灌四地 通曉六道語言

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4693

◎ Tautan Siaran Langsung Pembabaran Dharma Mahaguru di Seattle ( Waktu Indonesia ) : Puja Bakti di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu pukul 10:00 ( WIB ) ; Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin pukul 05:00 ( WIB )

Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.