Halaman Utama > Fokus Internasional > Liputan Upacara Agung Homa Tanggal 8 Juli 2018 di Rainbow Temple : Dharmaraja Liansheng Mengajarkan Tanda-tanda Dalam Latihan Sadhana Kundalini dan Kiat Mengatur Nadi


Liputan Upacara Agung Homa Tanggal 8 Juli 2018 di Rainbow Temple : Dharmaraja Liansheng Mengajarkan Tanda-tanda Dalam Latihan Sadhana Kundalini dan Kiat Mengatur Nadi


 

【Liputan TBSN di Seattle】

Sore hari tanggal 8 Juli 2018, Rainbow Temple (彩虹雷藏寺) di Seattle Amerika Serikat mengundang Dharmaraja Liansheng untuk memimpin Upacara Agung Homa Skanda Bodhisattva dan Sangharamapala, upacara dihadiri oleh banyak tamu agung dan umat. Sebelum upacara homa, di angkasa nampak cincin cahaya mengelilingi matahari. 

Sebelumnya, pada tanggal 21 Januari 2018, Dharmaraja Liansheng telah memimpin Upacara Agung Namo Skanda Bodhisattva dan Sangharamapala yang diselenggarakan oleh Vihara Vajragarbha Fuyou ( Fuyou Leizangsi - 福佑雷藏寺 ) di Hsinchu, serta menganugerahkan transmisi perdana Sadhana Perjalanan Astral Cepat Skanda Dharmapala dan Sadhana Perlindungan Sangharamapala. Pada hari itu, Dharmaraja telah membabarkan metode perjalanan astral kaki cepat aksara “Ha” dari Skanda Dharmapala dan metode perjalanan astral Kuda Merah kertas “Jiama” dari Sangharamapala. Pada upacara homa hari ini, kedua metode tersebut akan ditransmisikan untuk kali yang kedua. 

Sebelum Dharmadesana, Dharmaraja Liansheng memberitahukan bahwa buku yang ke-266 “Huangjin de Juzi” (黃金的句子)telah terbit, di dalamnya memuat kiat penting. 

Dharmaraja menyebutkan bahwa Skanda Bodhisattva melindungi Buddhadharma, melindungi Ajaran Benar, melindungi Ajaran Suci, kelak Beliau mencapai Kebuddhaan dengan gelar : Rucika Buddha. Dalam Kitab Pertobatan Tiga Ribu Buddha ada tertulis, pemimpin Seribu Buddha mendatang periode pertama adalah Padmaprabha Buddha ( Huaguang Fo ), pemimpin Seribu Buddha mendatang periode kedua adalah Rucika Buddha, dan pemimpin Seribu Buddha mendatang periode ketiga adalah Maitreya Buddha. 

Mahaguru kembali mengajarkan metode kaki dewata dari Skanda Bodhisattva dan Sangharamapala, serta mengungkapkan bahwa jika sadhaka ingin kembali ke masa lampau, atau melakukan perjalanan astral di masa kini, bahkan masa mendatang, atau ke mana pun tujuannya, ingin menemui seseorang, maka lakukan sesuai dengan instruksi sadhana ini, maka akan terwujud sesuai harapan. Selain itu, Dharmaraja memberitahukan bahwa arca dua ekor singa utara di kedua sisi pintu utama Rainbow Temple memiliki kemampuan, umat juga boleh beranjali memanjatkan doa kepada mereka, memohon supaya mereka menggunakan kemampuan kaki dewata membawa Anda ke tempat tujuan. 

Mahaguru juga mengisahkan pengalaman menarik dari Shima Bodhisattva ( Nenek Guru / mendiang Ibunda dari Mahaguru ), pernah ada seorang umat yang mempersembahkan pratima Garuda kepada Mahaguru, setelah Mahaguru mengadhisthananya, malam hari itu, Garuda menemui Burung Taiping ( Asal-usul Shima ), dan bertanding siapa yang terbang paling cepat, akhirnya, saat terbang, ternyata Burung Taiping hinggap di atas punggung Garuda yang sedang terbang, alhasil, Garuda menjadi vahana dari Shima. 

Dharmaraja Liansheng melanjutkan pengulasan Lamdre :

“Berlatih marga, mengenali darsana, tanpa kuantitas sadhana, tanpa nilai sadhana, memasuki batin mengenali kondisi, mempertahankan loka,  memerhatikan makan dan minum, serta aturan, segala tanda hangat anubhava batin dapat sesuai kehendak. Yang pertama, berlatih marga : Berbhavana dengan tekun dalam posisi mula dari nidana marga. 2, mengenali darsana : Setelah mulai bhavana visualisasi, namun belum mengatasi cakra ilusi tubuh, batin mengamati sebelum penekunan, anubhava apa yang muncul, tidak peduli apa pun yang dihasilkan, batin tidak berada dalam khayal, senantiasa berdiam dalam mula. 3, tanpa kuantitas meditasi : Tanpa hitungan jumlah sadhana seperti 3 atau 4 kali sadhana. 4, Tanpa nilai sadhana : Tanpa nilai dari bhavana visualisasi. Kedua hal ini ada pada bagian ke-5, kunci memasuki batin mengenali kondisi, saat kondisi sukacita maka menekuninya, jika tidak sukacita maka tidak menekuni. Jika merasa tidak sukacita, kemudian memutuskan untuk tidak berlatih, maka tidak akan bisa menghasilkan manfaat. Jika berlatih dalam kondisi tanpa sukacita, ibarat kuda yang bersifat ingin kabur, ibarat air yang sifatnya basah, nidana luar bertolak belakang dengan hati, oleh karena itu tidak sesuai untuk berlatih.”

“Sadhaka yang menekuni Sadhana Kundalini pasti menghasilkan Mahasukha, jika tidak bisa merasakan rasa sukacita, ini menandakan pasti ada rintangan dalam tubuh, ada kemungkinan nadi kacau, terpelintir atau tersumbat. Saat itu, satu-satunya cara adalah gunakan metode guncangan.” Mahaguru mengajarkan cara untuk mengatur nadi , “Mengatur nadi supaya kembali normal, menjadi lurus, menjadi lancar. Sebab menekuni kundalini dan anasrava dengan kondisi nadi yang terbelit, pasti tidak akan menghasilkan sukacita.” Mahaguru mengingatkan, penderita skiatika tidak dianjurkan untuk menggunakan metode ini untuk mengatur nadi. 

Saat sadhaka menekuni pembangkitan kundalini, begitu merasakan Mahasukha, langsung memutuskan untuk berhenti berlatih, ini keliru. Jika sadhaka menekuninya, namun merasa tiada sukacita, walau menekuni, tapi ini tidak baik. 

Dalam Dharmadesana, Dharmaraja menggunakan beberapa cerita humor untuk menyampaikan ajaran kepada para siswa, tertawalah sejenak, biar semua bergembira, dan segalanya akan berlalu. Dalam hidup ini pada hakikatnya tiada suatu apa pun, jalani hidup dengan sukacita, berbhavana dengan sebaik-baiknya, ini sangat penting. 

Di penghujung acara, Mahaguru menganugerahkan Abhiseka Sadhana Skanda Bodhisattva dan Sangharamapala.

Judul Asli :
2018年7月8日彩虹雷藏寺護摩法會:法王蓮生佛教導修拙火法的現相及調脈的口訣

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4629

◎ Tautan Siaran Langsung Pembabaran Dharma Mahaguru di Seattle ( Waktu Indonesia ) : Puja Bakti di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu pukul 10:00 ( WIB ) ; Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin pukul 05:00 ( WIB )

Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.