Halaman Utama > Fokus Internasional > Liputan Puja Bakti Sadhana Istadevata Padmasambhava Tanggal 7 Juli 2018 di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple


Liputan Puja Bakti Sadhana Istadevata Padmasambhava Tanggal 7 Juli 2018 di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

【Liputan Seattle Ling Shen Ching Tze Temple TBS】

Semenjak seminggu sebelumnya, pada Upacara Luotian Dajiao yang luar biasa di California yang dipimpin oleh Dharmaraja Liansheng, sukacita partisipasi para siswa masih terus berlangsung hingga ke Seattle Ling Shen Ching Tze Temple (西雅圖雷藏寺). Vihara cikal bakal yang terus aktif dalam kegiatan puja, kali ini dipenuhi oleh banyak umat dari banyak negara di berbagai belahan dunia, yang mengikuti langkah Sang Guru kembali ke Seattle. Di dalam bhaktisala, semua bernamaskara menghormati para makhluk suci di altar mandala, setiap orang mempersembahkan sebatang dupa berkualitas, menyalakan pelita, dan dengan tulus memanjatkan syukur kepada para Buddha dan Bodhisattva.

Pada malam hari tanggal 7 Juli, Seattle Ling Shen Ching Tze Temple menyelenggarakan puja bakti bersama Sadhana Istadevata Padmasambhava, usai puja bakti yang berjalan dengan khidmat, Mahaguru mengulas keistimewaan Guru Padmasambhava yang dijunjung tinggi oleh keempat sekte utama Tantra Tibet : Nyingmapa, Gelugpa, Kagyudpa, dan Sakyapa. Alam suci-Nya bernama : Alam Suci Gunung Berwarna Tembaga. Padmasambhava merupakan emanasi perpaduan tiga tubuh, antara lain : Sakyamuni Buddha, Amitabha Buddha, dan Avalokitesvara Bodhisattva. Beliau menjelma dari dalam kuntum padma di Danau Danakosha, Beliau adalah Padmakumara. Di Tibet, Padmasambhava telah menaklukkan banyak roh jahat. Bersama Raja Trisong Detsen, dan Mahaguru Santaraksita, bertiga mendirikan vihara pertama di Tibet, Vihara Samye. Jika tantrika mengalami kesulitan dalam bhavana, dapat menekuni Sadhana Istadevata Padmasambhava pada tanggal 10 setiap bulannya, untuk mohon kehadiran Guru Padmasambhava untuk mengadhisthana.

Dharmaraja Liansheng melanjutkan pengulsan Lamdre : 
“12, Yang meliputi : Lima tidak berlandas pada cakra, tiga berlandas pada cakra, kiat lainnya. Lima yang tidak berlandas pada cakra : Menyalakan pelita, halilintar sansekerta, yoga nadi, cakra tongkat pemukul, yoga bindu. Kunci untuk mengatur posisi duduk sempurna, terlebih dahulu lakukan 9 tahap awal meditasi, kemudian diikuti dengan penekunan prana vitalitas, tekun dalam jalan meditasi, kunci dari hati adalah visualisasi terang empat jari di bawah cakra manipura, di lokasi jalinan nadi, terdapat aksara ‘Qia’ berwarna merah tua berdiri terbalik, memiliki sifat api, visualisasi tepat di cakra manipura terdapat aksara ‘Om’ berdiri tegak berwarna merah muda. Kemudian, kunci dari prana adalah sesuai dengan prana harmoni, terlebih dahulu angkat prana bawah, otot anus buka tutup tiga kali, kemudian ketatkan dan angkat, prana atas masuk dari dua lubang hidung, dihirup ke dalam, rahang bawah menekan tenggorokan, kuda prana sebagai air, mereguk air ludah sekali tanpa bersuara untuk menekan, jika bersuara maka kunci ini akan sia-sia. Demikianlah, prana berhimpun di bagian bawah tiga kali di lokasi api, api berwarna merah, berkobar, menyentuh dan menghasilkan hangat, sampai ke aksara ‘Qia’ bertransformasi menjadi terbakar, melesat ke aksara ‘Om’ di cakra manipura, aksara ‘Om’ mengalirkan amrta yang sangat halus, ibarat pelita ditambahkan minyak, semakin mengobarkan api ‘Qia’, visualisasikan ini untuk menyalakan dan meneteskan, prana atas dan bawah harmoni, jika prana atas sama sekali tidak turun ke bawah, maka tidak akan dapat menghasilkan daya. Jika atas dan bawah berhimpun pada api candali, ‘Semakin terang dalam waktu singkat, kobaran api yang harmoni merupakan yang paling berharga’, terima dan tekuni metode ini.”

Mahaguru mengupas, yang dibahas dalam bagian ini adalah Sadhana Kundalini dalam Tantra. Di antaranya, yang paling penting adalah yang dikatakan oleh Arya Virupa : “Prana bawah mesti diangkat terlebih dahulu, kemudian prana atas menekan ke bawah.” Saat mengangkat prana sirkulasi bawah, otot anus mesti diketatkan dan dilonggarkan tiga kali. Saat menekan prana sirkulasi atas, terlebih dahulu menghirup napas masuk ke dalam, kemudian mereguk air ludah, berubah menjadi Pernapasan Botol, di bagian tengah Pernapasan Botol ada satu titik pusat, Mahaguru menggunakan separuh aksara “A”, mirip dengan angka 5 yang terbalik. Terlebih dahulu berwarna merah muda, kemudian sepenuhnya berwarna merah, kemudian terbakar menjadi sebuah api pelita. Mahaguru mengatakan, Pernapasan Botol mesti dilatih dalam waktu lama, mesti dilatih sampai mahir dan dapat masuk ke avadhuti ( nadi tengah ), prana di luar disebut prana upaya, prana yang masuk ke dalam avadhuti disebut prana Prajna. Visualisasi empat jari di bawah pusar ada sebuah benang api, semula berwarna merah muda, kemudian semakin memerah, berubah menjadi api, dan menjadi pelita. Untuk menyalakan pelita, dibutuhkan amrta, yang dimaksud dengan amrta adalah bindu. Amrta di dekat cakra manipura masuk menjadi minyak, dan minyak ini yang kemudian menjadi bahan bakar untuk menyalakan pelita. 

Usai Dharmadesana, Mahaguru menganugerahkan Abhiseka Sarana, mengadhisthana air Mahakaruna Dharani, dan mengabhiseka pratima Buddha. Kemudian Mahaguru secara khusus memberikan tanda tangan bagi karya tulis yang terbaru, buku yang ke-266 "Huangjin de juzi" (黃金的句子), buku ini berisi petuah mulia yang sangat berharga, ibarat melihat mestika di depan mata, para umat dengan sigap langsung berupaya memperolehnya, dan meminta tanda tangan adhisthana dari Mahaguru. Sebelum meninggalkan bhaktisala, terlebih dahulu Mahaguru memberikan adhisthana jamah kepala kepada segenap umat yang hadir, sesi adhisthana jamah kepala mengakhiri Sabtu malam yang penuh Dharmasukha. 

Judul Asli :
2018年7月7日西雅圖雷藏寺「蓮華生大士」本尊法同修

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4627

◎ Tautan Siaran Langsung Pembabaran Dharma Mahaguru di Seattle ( Waktu Indonesia ) : Puja Bakti di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu pukul 10:00 ( WIB ) ; Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin pukul 05:00 ( WIB )

Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.