Halaman Utama > Fokus Internasional > 【TBSN Terbaru】Nadi Tengah Hanya Bisa Tembus Melalui Upaya Diri Sendiri – Orang Lain Tidak Bisa Membantu Anda untuk Menembus Nadi Tengah


【TBSN Terbaru】Nadi Tengah Hanya Bisa Tembus Melalui Upaya Diri Sendiri – Orang Lain Tidak Bisa Membantu Anda untuk Menembus Nadi Tengah

Urusan Bhavana Lebih Penting dan Mesti Lebih Hati-hati Ketimbang Urusan Lain, Karena Bhavana Menentukan Kelahiran Berikutnya, Menentukan Pencapaian dan Keberhasilan Anda. Kita Belajar Ajaran Buddha dan Jangan Belajar Ilmu Hantu.

【Liputan Yuwen】

Pada tanggal 8 Oktober 2017 pukul 3 sore di Rainbow Temple (彩虹雷藏寺), Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu memimpin Upacara Agung Homa Amoghapasalokesvara ( Bu-kong-juan-suo-guan-yin ), serta melanjutkan pengulasan Lamdre.

Usai homa, terlebih dahulu Dharmaraja Liansheng memberitahukan bahwa minggu depan, tanggal 15 Oktober pukul 3 sore adalah Upacara Homa Simhamukha Dakini ( Shi-mian-kong-xing-mu ). Simhamukha Dakini adalah Guru, Istadevata, sekaligus Dharmapala dari Guru Padmasambhava. Mudranya adalah Mudra Simhavijaya, Mantra-Nya : “Ajiasama. Lazashada. Lasamalaya. Pei.”, bijaksara adalah ‘Chuli’ ( Hrih )  / Xie.

Hari ini adalah homa Amoghapasalokesvara yang merupakan salah satu dari 6 Avalokitesvara, pratima Beliau : Tubuh berwarna putih, bermuka tiga dan berlengan empat, pada setiap muka terdapat 3 mata, tangan kanan memegang japamala, tangan kanan kedua memegang kundika, tangan kiri memegang padma, tangan kiri kedua memegang pasa.

Amoghapasalokesvara merupakan salah satu dari 6 Avalokitesvara dalam Avalokitesvarasala, merupakan salah satu emanasi dari Avalokitesvara Bodhisattva. Merupakan Avalokitesvara Bodhisattva yang sangat agung dalam Garbhadhatumandala, Beliau memiliki Dharmabala setara dengan Cundi Bhagavati, Gelar Vajra Beliau adalah Samahitavajra yang berarti menuntun dengan sifat kesetaraan, tidak mendiskriminasi. Di atas kepala Beliau bersemayam Amoghasiddhi Buddha ( Bu-kong-cheng-jiu-fo ) yang merupakan Istadevata Beliau. Keutamaannya ada pada kata “Amogha” yang berarti semua harapan tiada yang hampa (sia-sia). 

◎ Satu tangan memegang japamala : 
Melafal nama-Nya, memperoleh penjemputan. 

◎ Satu tangan memegang padma :
Terlahir dari bunga padma , santika ( tolak bala ) , menyingkirkan rintangan karma dan menambah berkah.

◎ Satu tangan memegang kundika : 
Bagi para insan yang memiliki rintangan karma, Sang Bodhisattva menggunakan air amrta dari kundika , untuk mengikisnya ;  Tidak peduli itu alam neraka, alam preta, maupun alam binatang, semua rintangan karma akan sirna.

◎ Satu tangan memegang pasha :
Pasha digunakan untuk mengikat segala yang didambakan, supaya semua harapan dapat terpenuhi ; Pasha juga dapat digunakan untuk menuntun para insan mencapai Sukhavatiloka.

Mahaguru memperagakan mudra dan menjapa mantra : "Om. Amoga. Pisheya. Hom Pan Zha."

Dharmaraja Liansheng melanjutkan pengulasan Lamdre : 

Menurut yang telah dijelaskan sebelumnya : Nadi tubuh, aksara nadi, loka-amrta, dan prana.

1.    Nadi Tubuh :
Tiga nadi antara lain, nadi tengah, nadi kanan, dan nadi kiri. Nadi masih terbagi sampai mendetail, tapi kita cukup mengingat tiga nadi utama ini. Dari setiap pori-pori tubuh, prana memasuki tubuh manusia, jumlah saluran yang dilalui prana ada 77.000 nadi.

Saat awal praktik Sembilan Tahap Pernapasan Buddha, mesti gunakan kedua jari kelingking untuk menutup lubang hidung, prana berwarna putih masuk, prana berwarna merah bersirkulasi dalam tubuh, dan prana dihembuskan berwarna hitam. Latihan prana dimulai dari Sembilan Tahap Pernapasan Buddha, kemudian menekuni Vajrajapa, dan baru melangkah pada Pernapasan Botol. ( Untuk detail cara penekunan Sembilan Tahap Pernapasan Buddha, Vajrajapa, dan Pernapasan Botol, silakan menyimak karya tulis Dharmaraja Liansheng )

2.    Aksara Nadi :
Tubuh jasmani adalah hasil kasar, sedangkan setiap nadi adalah hasil halus. Yang paling halus adalah 77 ribu nadi. Pada setiap cakra terdapat satu aksara mantra yang masing-masing merepresentasikan tiap cakra. Di Istana Prasavadharma terdapat separuh aksara “A”. “Bu Li Luo Ma La Ya” adalah 6 aksara pada 6 cakra, antara lain, cakra ajna, cakra visuddha, cakra anahata, cakra manipura, cakra svadhisthana, dan cakra muladhara. 

Hasil yang paling halus adalah separuh aksara “A” yang berada di Istana Prasavadharma, aksara ini adalah kundalini, sekaligus merupakan Vajravarahi, karakteristiknya adalah : berwarna merah, terang, dan api.

3.    Loka Amrta :
Pada setiap nadi terdapat amrta, yaitu Bodhi Putih dan Bodhi Merah. Semua cairan tubuh atau yang disebut sebagai hormon, semua disebut sebagai Bodhi Putih. Bohi Merah adalah darah. Hasil kasar antara lain adalah : Tinja, air seni, kotoran mata, kotoran hidung, dan kotoran telinga. Hasil halus adalah Bodhi Putih, Bodhi Merah, dan bindu.

Guru Thubten Dhargye pernah menganugerahkan sebuah bola kristal putih kepada Mahaguru, maknanya adalah minta supaya Mahaguru menekuni Sadhana Bindu. Sadhana Bindu adalah, kundalini yang terhimpun dalam tubuh dapat melebur materi solid turun tetes demi tetes, yaitu bindu atau hasil halus. Ada salah satu tingkat keberhasilan bhavana yang dapat menghasilkan sarira aneka warna, semua transparan dan cerah seperti bola kristal. Orang yang telah mencapai keberhasilan dalam pelatihan prana, nadi, dan bindu bisa menghasilkan sarira.

4.    Prana :
Semua yang tidak masuk nadi tengah disebut sebagai prana karma. Lima Prana antara lain : Prana sirkulasi atas, prana sirkulasi bawah, prana samping, prana mitra, dan prana jiwa.

Diringkas menjadi tiga, yaitu : menghirup prana, prana menetap pada avadhuti bawah, dan menghembuskan prana. Pernapasan penuh adalah pernapasan yang halus, perlahan, dan panjang. Orang awam bisa menahan napas selama 30 detik, mesti dilatih perlahan bisa mencapai 2 menit baru tergolong berhasil, sebab hanya dengan menahan napas selama 2 menit barulah prana bisa masuk nadi tengah. ( Keterangan : Mesti sesuaikan dengan kondisi kesehatan tubuh masing-masing. Kesalahan metode latihan bisa berakibat sebaliknya. Sadhana Internal ada banyak kiat dan memerlukan abhiseka serta bimbingan Guru. )

Pernapasan dalam bhavana adalah pernapasan penuh, orang yang benar-benar berlatih prana dapat memenuhi nadi tengahnya, sehingga nadi tengah pun tembus. Dalam ‘Ringkasan Agung Tahapan Jalan Tantra’ ( Sngagsrim Chenmo ) dikatakan bahwa terlebih dahulu mesti melatih elemen angin atau prana. Prana menetap dalam nadi tengah, dan berada dalam Istana Prasavadharma selama 2 menit, dalam meditasi sehari-hari mesti melakukan latihan ini, baru Anda bisa menembus nadi tengah. Untuk menembus nadi tengah, mesti mengandalkan upaya diri sendiri, orang lain tidak bisa membantu Anda untuk menembus nadi tengah.

Dalam hal bhavana, kita mesti lebih berhati-hati dan memandangnya lebih penting daripada hal yang lain, sebab bhavana menentukan kelahiran Anda berikutnya, dan menentukan tingkat pencapaian Anda, tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Kita mesti menapaki jalan kebenaran, jangan menapaki jalan yang tidak baik. Kita mesti memohon adhisthana dan memohon diterima dan dituntun oleh Istadevata, Dakini dan Dharmapala. Untuk perlindungan diri mesti minta perlindungan Vajra Vidyaraja, selain itu mesti menemukan Mulacarya yang tepat.

Sebenarnya bhavana tidak ada hubungannya sama sekali dengan makhluk halus, perlindungan diri yang kita buat dalam bhavana ( simabandhana dan raksacakra ) adalah demi melindungi diri dari gangguan makhluk halus dan mara. Jangan ikuti orang yang memelihara hantu, hantu memang punya sedikit daya gaib ( kesaktian hantu ), mereka bisa membantu Anda menyelesaikan beberapa hal kecil, tapi perbuatan ini dapat menyebabkan Anda menyimpang dari jalan kebenaran. 

Apabila Anda sudah tahu Acarya mana yang memelihara hantu, maka janganlah ikuti dia. Karena dia memang bisa menunjukkan beberapa kemanjuran, tapi hal semacam ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan bhavana. Shakyamuni Buddha justru menolak nujum, ritual mengubah peruntungan, dan ilmu fengshui, tapi ini semua hanya bisa dijadikan sebagai faktor pendukung, dan tidak boleh dijadikan pelatihan utama. Jika hal semacam itu dijadikan pelatihan utama, maka Anda telah tersesat. Jangan belajar ilmu teluh, juga jangan dilakukan, sebab melakukannya berarti melakukan karma buruk. Sadhaka mesti menapaki jalan kebenaran, dan tidak boleh menyimpang sedikitpun. Seperti kata pepatah : “Sedikit selisih bisa menyebabkan kesalahan besar.”, kita memuja Buddha, Bodhisattva, Vajradharmapala, kita belajar Buddha, jangan sampai belajar ilmu hantu.

Usai Dharmadesana, segenap umat bertepuk tangan meluapkan rasa syukur atas pembabaran Dharma yang sangat berharga. Di penghujung acara, Dharmaraja Liansheng berwelas asih menganugerahkan Abhiseka Sadhana Amoghapasalokesvara, dengan demikian upacara telah manggala dan paripurna !

Judul Asli :
【TBSN最新】「通中脈」是要自己修出來,別人是無法幫自己通中脈。修行的事比所有任何的事,都要更加的謹慎和重要,因為這是決定你未來的輪迴、成果和果位。我們是在學佛,千萬不能學鬼

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4394

◎ Jadwal siaran langsung berdasarkan waktu Indonesia :

*Kebaktian di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple : 
Setiap hari Minggu, pukul 10 pagi ( WIB )

*Upacara Homa di Rainbow Temple : 
Setiap hari Senin, pukul 05 pagi ( WIB )

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

◎ Aplikasi TBSN untuk Andorid dan Apple

Silakan mengunduh di AppStore atau Google Play dengan kata kunci : 
真佛視頻 : Aplikasi video Zhenfo
真佛書庫 : Aplikasi Gudang Buku Zhenfo
真佛新聞 : Aplikasi Berita Zhenfo
真佛密法 : Aplikasi Sadhana Tantra Zhenfo

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami senantiasa berupaya untuk menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.