Halaman Utama > Fokus Internasional > 【TBSN Terbaru】Berita Dharmadesana Dharmaraja Liansheng pada Upacara Abhiseka Mandala dan Mahabala Vajra di Sacramento True Buddha Temple pada Tanggal 30 Juli 2017


【TBSN Terbaru】Berita Dharmadesana Dharmaraja Liansheng pada Upacara Abhiseka Mandala dan Mahabala Vajra di Sacramento True Buddha Temple pada Tanggal 30 Juli 2017

Menjaga terang dalam hati berarti menjaga kesucian hati, karena hanya dengan kesucian hati barulah ada terang dalam hati. Asalkan Anda punya pandangan benar dan pemikiran benar, punya Bodhicitta dan maitrikaruna, maka pasti ada terang dalam hati Anda. Anda pasti dapat mencapai tujuan kesucian, mencapai Kebuddhaan.

【Liputan Yuwen - 雨文】

Pada tanggal 30 Juli 2017 pukul 2 sore di Sacramento True Buddha Temple ( Sajia Leizangsi -薩迦雷藏寺 ), Dharmaraja Liansheng memimpin Upacara Abhiseka Altar Mandala dan Mahabala Vajra, serta mengulas Lamdre.

Usai upacara, Dharmaraja Liansheng Berdharmadesana, hari ini adalah pertemuan yang sangat langka, sebab California Utara adalah wilayah bencana parah. Tadi di luar vihara ada ribuan bala tentara yang mengepung, ini adalah sebuah pertempuran yang istimewa, melalui upacara kali ini, kita telah memulihkan wilayah California Utara ini. Upacara Mahabala Vajra hari ini sangat istimewa, kehadiran Beliau tidak seperti biasa, telah menaklukkan semua makhluk halus, menghancurkan kesesatan dan para hantu.

Bhavana Buddhadharma tergolong alamiah, tiada rintangan apa pun, ketika ada persoalan, kita bereaksi, ketika tiada persoalan, maka segalanya leluasa, terbebaskan.

Mahabala Vajra adalah Vajra Avenika Dharma dalam Zhenfo Zong. Dalam Tantra ada Mahakala, “Mahagalaya. Suoha”, di antara 7 Dewa Berkah Jepang ada Mahakala, dengan Mahabala Vajra dari Tibet “Mahabalaya”, keduanya adalah bersaudara.

Mahaguru menuturkan asal-mula bagaimana Mahabala Vajra bisa menjadi Dharmapala, serta menunjukkan guratan wajah Mahabala Vajra pada ibu jari Mahaguru. Tiap kali mengalami kondisi darurat, atau mengalami kesukaran, dan bahaya, maka Mahabala Vajra akan muncul. Mahabala Vajra adalah Vajra pemanunggalan lima tubuh Adhinatha, yaitu : Amitabha Buddha, Mahadewi Yaochi, Ksitigarbha Bodhisattva, Mahabaladhuta, dan Padmakumara.

Dharmaraja Liansheng menuturkan peristiwa yang dialami umat di Cetiya Donghu di wilayah timur Taiwan dan di Cetiya Hualian. Setelah ketua dari kedua cetiya mengundang XX untuk memimpin upacara, semua tertimpa bencana. Cetiya Folin adalah tempat di Taiwan yang pertama kali mempersemayamkan Pasukan XX, ketua yang pertama mengalami gangguan jiwa, ketua yang kedua, ketiga, dan keempat, semua mati mendadak. Mahaguru melakukan prediksi dewata di arena, mohon petunjuk kepada Sahasrabhujanetralokesvara yang paling agung, apakah beberapa kasus kematian tersebut ada hubungannya dengan XX ? Hasil dari prediksi adalah : 100% berhubungan.

Apakah ritual penyeberangan XX ampuh ? Sangat ampuh ! Sebab sangat sukar untuk menyeberangkan ke alam bahagia, akan tetapi, setelah melalui ritual penyeberangan XX, 80% arwah tersebut dimasukkan ke dalam Pasukan XX, XX menyeberangkan para arwah ke alam rendah. XX yang selalu disebut-sebut sangat bersih, ternyata mengeruk harta benda umat sampai bersih pula.

Dalam Zhenfo Zong muncul XX, sedangkan pada masa Sang Buddha juga muncul Devadatta. Ada sebuah kisah : Shakyamuni Buddha meminta kepada Arya Ananda untuk menjenguk Devadatta di neraka, Yamadhuta ( petugas di neraka ) menanyai Arya Ananda : “Devadatta yang manakah yang Anda cari ?” Ternyata, seiring dengan kelahiran tiap Buddha, selalu disertai oleh seorang Devadatta pula !

Untuk mencapai keberhasilan, kita mesti bisa melampaui mara. Devadatta melakukan ulah besar pada saat Sang Buddha hampir berusia 80 tahun. Kali ini pada saat Mahaguru berusia 73 tahun, muncul pula seorang Devadatta ( XX ). Anda pilih ikut Devadatta, atau ikut Dharmaraja Liansheng yang memiliki silsilah ? Pada masa Sang Buddha, banyak siswa yang memilih untuk ikut Devadatta, apa sebabnya ? Jika menggunakan istilah masa kini, inilah yang disebut : “Cuci otak”. 

Dalam Tantra ada satu hal yang sangat penting : “Hormati Guru, menitikberatkan Dharma, dan sungguh-sungguh membina diri.”, penghormatan kepada Guru ada pada urutan pertama, selama 20 – 30 tahun ini, XX tidak hanya melakukan cuci otak kepada orang-orang, XX bahkan meramalkan bahwa Mahaguru akan meninggal dunia pada usia 73 tahun, setiap hari terus mengatai bahwa Gurunya sendiri akan meninggal pada usia 73 tahun, apakah ini merupakan perbuatan menghormati Guru ? Ini namanya mengutuk orang !

Dharmaraja Liansheng mengajukan pertanyaan : “Apakah Mahaguru pernah minta uang kepada kalian semua ?” Para siswa menjawab : “Tidak pernah !” Sebab Mahaguru senantiasa menaati pesan dari Gurunya. Sebenarnya sifat uang adalah netral, uang bisa menyebabkan kesusahan, tapi tidak ada uang akan lebih susah. XX telah mengeruk uang dari siswa Zhenfo Zong di seluruh dunia untuk membangun vihara terbesar ? Seorang bhiksuni menanyai XX : “Untuk apa kita membangun vihara sebesar ini ?” XX menjawab : “Sejak semula saya telah mendapat pengelihatan bahwa kelak TBF akan pindah ke sini, dan ada 600 bhiksu dan bhiksuni yang akan berada di sini !” Padahal ini adalah khayalan belaka.

Tiap kali XX hendak ke luar negeri untuk menjalankan misi, atau sepulang dari luar negeri, ia akan masuk ke dalam cetiya-nya, bukannya duduk di hadapan Tri-ratna mandala, atau duduk di depan altar Padmakumara, tapi XX malah duduk dan bicara sendiri di hadapan altar Pasukan Hantu.

Apa itu belajar Buddha ? Yang paling awal, Sang Buddha membabarkan : “Duhkha, samudaya, nirodha, dan marga”, dan terakhir juga membabarkan “Duhkha, samudaya, nirdoha, dan marga.” Sebab semua dalam hidup ini penuh penderitaan ( duhkha ), samudaya adalah himpunan semua hetuphala, semua terhimpun. Kemudian adalah bhavana atau marga ( jalan ), menapaki jalan pemikiran benar, inilah bhavana, membina diri adalah membina hati Anda sendiri.

Shakyamuni Buddha mengatakan, setiap insan terlahir di dunia untuk melunasi karma, mengikis rintangan karma berarti membayar karma. Apabila Anda menambah karma buruk, maka Anda pasti terjerumus ke tiga alam rendah ( alam neraka, preta, dan binatang ). Sebab dan akibat yang Anda lakukan dihimpun, kemudian Anda berbhavana dengan sebaik-baiknya, menapaki 8 Jalan Kebenaran.  

Dengan adanya ‘marga’ ( jalan ), Anda dapat mengikis karmavarana, dan keberhasilan yang dicapai adalah ‘nirodha’ ( padamnya duhkha ), Anda telah memadamkan semua karma lampau, setelah terpadamkan, barulah Anda dapat menjadi Buddha. Oleh karena itu, Sang Buddha memberitahu kita, himpun semua karmavarana semenjak kehidupan lampau, kemudian kikis melalui proses bhavana, sampai pada akhirnya semua padam, dan Anda dapat benar-benar mencapai tingkat kesucian. Tingkat kesucian ini antara lain : Pratyekabuddha dan Arahat. Gunakan Sadparamita untuk bhavana mencapai keberhasilan Bodhisattva. Gunakan ajaran Tantra atau Vajrayana untuk berbhavana mencapai Kebuddhaan.

Caturyanaloka antara lain adalah Pratyekabuddha, Arahat, Bodhisattva, dan Buddha. Pratyekabuddha juga adalah Sravaka, yang mencapai kesadaran berkat upaya sendiri. Bodhisattva mencerahkan diri dan menyadarkan insan lain. Sedangkan yang telah sempurna dalam pencerahan dan aktivitas disebut sebagai Buddha. Demikianlah arti dari bhavana.

Yang kita pelajari saat ini adalah terang, sebab Buddhadharma bukanlah membakar dupa, melafal sutra, juga bukan sekedar minta supaya menyumbangkan uang atau berbuat baik. Jangan berbuat jahat, perbanyaklah perbuatan baik, ini semua tergolong sebagai lahiriah. Buddhadharma adalah bhavana dalam hati, Kebuddhaan yang sesungguhnya adalah terang dalam diri, setelah hati sendiri tersucikan, barulah ada terang.

Ada orang yang mengira bahwa mebangun vihara bisa mencapai Kebuddhaan, Kaisar Liang pernah bertanya kepada Bodhidharma, ia telah membangun banyak vihara, dan menyokong kehidupan banyak anggota Sangha, apakah ia berpahala ? Bodhidharma menjawab : “Tidak berpahala.” Terang yang dihasilkan dalam hati merupakan pahala yang sejati.

Untuk mencapai tingkat Bodhisattva, dan untuk menyeberangkan banyak insan, maka Anda mesti mengajarkan Buddhadharma terang hati kepada para insan. Biarlah segala persoalan di dunia ini alamiah saja, latihlah supaya terang hati Anda muncul, inilah nasihat dari Gyalwa Karmapa ke-16. Saya sanggup merelakan semuanya, termasuk terang itu sendiri. Apabila Anda dapat mempertahankan terang dalam diri Anda, maka Anda pasti berhasil. Sebelum Gyalwa Karmapa ke-16 Parinirvana, Beliau mengucapkan sepatah kalimat yang sangat terkenal : “Wahai para siswa, jagalah terang hati Anda, jangan sampai padam.” Selamanya pertahankan terang dalam hati Anda, berarti Anda telah mempertahankan kesucian hati, hanya melalui kesucian hati baru ada terang. Barang siapa minta uang kepada Anda, dan menawarkan tarif paket homa, sudah pasti dalam hatinya tidak ada terang.

Berikut di bawah ini, Mahaguru berwelas asih menjawab pertanyaan siswa :

Jawaban Mahaguru : 
Di saat homa, terlebih dahulu visualisasi diri sendiri menjadi Istadevata Homa, kemudian manunggal dengan api homa, dan api membakar diri, dan karena telah terbakar, maka tidak ada lagi istilah hawa gelap. 

Umat boleh mengisi formulir pendaftaran upacara, boleh mendaftarkan para leluhur, dan arwah penagih utang karma, serta arwah penjerat tiap anggota keluarga, dan ini semua tidak ada istilah penanggungan karma.  Sebab, tiap kali Anda mendaftarkan leluhur dan arwah penagih utang, itu tandanya Anda memikirkan kebaikan bagi mereka, sehingga mereka tidak mungkin meminta Anda untuk menanggung karma. 

Abu homa mengandung fungsi simabandhana, letakkan di rumah, atau pendam di empat penjuru rumah, ini bermanfaat untuk pembersihan. Ada juga umat yang memakan sedikit saja abu homa ( jangan dalam jumlah banyak, bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh ), ini juga berfungsi sebagai pembersihan diri.

Abu dari homa yang dipimpin oleh Mahaguru, bisa digunakan untuk simabandhana rumah, cukup lakukan sekali dalam masa 3 tahun. Asalkan Anda telah lakukan simabandhana dengan baik, maka sekalipun teman bertamu juga tidak akan ada masalah.

Jika teman Anda memelihara hantu, maka Anda mesti waspada, sebab dekat dengan kekotoran dapat mencemari Anda, tindakan memelihara hantu bisa memengaruhi orang sekitar, sebab hawa hantu bisa mencemari lingkungan sekitar. Ketika ada serangan akibat dari pemeliharaan hantu, visualisasikan Mahaguru menetap di puncak kepala, pertahankan terang dalam hati, selama Anda mempertahankan pemikiran benar, maka tidak akan terpengaruh oleh hantu, tetapi begitu Anda kehilangan pemikiran benar, maka sudah pasti Anda akan terpengaruh oleh hantu.

Jika telah berulang kali menerima purifikasi, dan telah visualisasi kepala XX masuk ke dalam jamban, tapi masih saja diganggu, maka Anda mesti setiap saat visualisasi Mahaguru menetap di puncak kepala.

Ada banyak umat yang setelah membawa pulang rupang yang diresmikan oleh XX, malam harinya tidak bisa tidur, mereka mengalami gangguan dan hawanya tercuri, ada yang mengalami gangguan jiwa, dan bahkan ada yang bunuh diri. 

Rupang yang telah memperoleh purifikasi dari Mahaguru, berarti telah tersucikan, dan mesti dipandang sebagai rupang Buddha sebagaimana mestinya, asalkan dalam hati Anda ada Buddha, maka segalanya adalah Buddha.

Ada umat yang meletakkan japamala pemberian XX di mobilnya, cara mengatasinya cukup mohon adhisthana Mahaguru untuk membersihkan japamala tersebut. Asalkan dalam hati Anda ada terang, maka Anda tidak perlu mencurigai segala sesuatu sebagai hawa buruk, umat Buddha mesti percaya pada diri sendiri, yakin pada tuturan Sang Buddha, meyakini bhavana diri sendiri, asalkan padma dalam hati telah mekar, dan menyaksikan terang dalam hati, mempertahankan terang padma dalam hati, mempraktikkan Bodhicitta dan welas asih, memiliki pandangan dan pemikiran benar, maka Anda tidak perlu lagi mencurigai apa pun. Asalkan punya pemikiran benar, pandangan benar, Bodhicitta, welas asih, maka sudah pasti ada terang dalam hati Anda. Maka Anda dapat mencapai tujuan kesucian, mencapai Kebuddhaan.

Yang paling utama dalam Tantra adalah naiskramyacitta ( tekad pembebasan ), tekad terbebaskan dari semua ilusi, ketetapan hati untuk meninggalkan samsara, inilah pembebasan, naiskramyacitta sangat penting. Yang kedua, Anda mesti punya Bodhicitta, Anda harus punya Bodhicitta, pemikiran benar ditambah dengan welas asih adalah Bodhicitta. Bodhicitta adalah memberikan kebahagiaan kepada insan lain dan mengatasi penderitaan orang lain, demi para insan, Anda sanggup merelakan segala sesuatu, Anda suka membuat orang lain bersukacita, inilah Bodhicitta. Dengan adanya Bodhicitta dan naiskramyacitta, serta konsep jalan tengah, maka Anda adalah siswa Tantra sejati.

XX mengajari orang untuk menggugurkan kandungan dan meminta orang untuk bercerai, tentu saja ini semua bukan pandangan benar. Sebab yang diutamakan dalam Tantra adalah naiskramyacitta dan upaya mencapai vimoksa. Vimoksa adalah tidak lagi terikat oleh ilusi, Anda terbebaskan berkat adanya naiskramyacitta. Sesungguhnya kebaikan dan keburukan di dunia saha ini, semua adalah ilusi belaka.

Vihara yang sejati ada dalam diri sendiri, vihara dalam diri berhubungan dengan yang ‘Langit’. Orang yang membina diri dalam sebuah vihara, asalkan punya terang dalam hati, maka ia akan terhubung dengan ‘Langit’. Terang yang sejati adalah mekarnya padma dalam hati, padma yang suci bersih telah muncul, barulah dapat terjalin dengan terang alam semesta, oleh karena itu, vihara yang sejati ada dalam hati. 

Kita menggunakan vihara berwujud untuk melatih diri, apabila sebuah vihara tidak digunakan untuk membina diri, berarti vihara itu adalah neraka. Apabila pembangunan vihara adalah demi mengeruk harta, maka vihara itu akan menjadi vihara neraka.

Uang pribadi Mahaguru semua diwariskan kepada generasi mendatang untuk kepentingan misi Bodhi. Kita mesti bisa merelakan semuanya, setelah tiada apa pun lagi, maka barulah Anda dapat bersih. Selama dalam hati masih ada beban dan rintangan, maka Anda akan terjerumus dalam enam alam samsara, asalkan tiada rintangan apa pun dalam hati, berarti inilah yang dimaksud sebuah ungkapan Zen : “Tiada sehelai benang pun”, kondisi inilah yang dapat membawa kita terlahir di Negeri Buddha.

Usai Dharmadesana, semua umat bertepuk tangan meluapkan rasa syukur atas pembabaran Dharma yang sangat berharga. Pada penghujung acara, Dharmaraja Liansheng berwelas asih menganugerahkan Abhiseka Mahasadhana Avenika Mahabala Vajra dan Abhiseka Purifikasi Mahabala Vajra, dengan demikian upacara manggala dan paripurna.

Judul Asli :
【TBSN最新】2017年7月30日 蓮生活佛 盧勝彥法王法駕北加州〈薩迦雷藏寺〉主持「開光安座大典暨大力金剛法會」──你永遠心中保有光明,等於保有你心中的清淨,只有心中清淨,才有光明。只要有正見,有正念,有菩提心,有慈悲心,你心中絕對有光明。你就可以達到清淨的目的,達到成佛

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4343

◎ Jadwal siaran langsung berdasarkan waktu Indonesia :

*Kebaktian di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple : 
Setiap hari Minggu, pukul 10 pagi ( WIB )

*Upacara Homa di Rainbow Temple : 
Setiap hari Senin, pukul 05 pagi ( WIB )

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

◎ Aplikasi TBSN untuk Andorid dan Apple

Silakan mengunduh di AppStore atau Google Play dengan kata kunci : 
真佛視頻 : Aplikasi video Zhenfo
真佛書庫 : Aplikasi Gudang Buku Zhenfo
真佛新聞 : Aplikasi Berita Zhenfo
真佛密法 : Aplikasi Sadhana Tantra Zhenfo

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami senantiasa berupaya untuk menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.