Halaman Utama > Fokus Internasional > 【TBSN Terbaru】Segala Sesuatu di Dunia Adalah Anitya – Menyangka Benar-Benar Ada Namun Sesungguhnya Adalah Sunya


【TBSN Terbaru】Segala Sesuatu di Dunia Adalah Anitya – Menyangka Benar-Benar Ada Namun Sesungguhnya Adalah Sunya

Dharmaraja Liansheng kembali mengimbau supaya setiap siswa memiliki buku ‘Menulis tentang Hantu’ ( Xiegui -寫鬼 ), melalui buku ini, kita semua dapat lebih memahami bagaimana membedakan antara Empat Alam Suci, dewa, dan hantu.

【Liputan Acarya Shi Liandian  - 釋蓮店上師】

Tanggal 13 Mei 2017 merupakan puja bakti pertama yang dipimpin oleh Dharmaraja Liansheng setelah kembali ke Seattle, Dharmaraja memimpin Sadhana Istadevata Ksitigarbha Bodhisattva di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple (西雅圖雷藏寺), dan untuk merayakan Hari Ibu, maka dalam sadhana ditambahkan pelafalan Sutra Budi Jasa Orang Tua yang Sulit Dibalas ( Sutra Bakti / Fu-mu-en-zhong-nan-bao-jing -父母恩重難報經 ), serta melanjutkan pengulasan Lamdre.

Usai puja bakti, terlebih dahulu Acarya Shi Lianhua Dehui (釋蓮花德輝上師
 ) selaku pimpinan Seattle Ling Shen Ching Tze Temple mewakili segenap umat memberikan sambutan hangat kepada Mahaguru dan Gurudara, akhirnya pada hari ini kerinduan segenap siswa di Seattle telah terobati. Tiap kata yang diucapkan oleh Acarya, penuh ungkapan rasa rindu dan syukur.

Terlebih dahulu, dengan penuh kehangatan dan keakraban, Dharmaraja Liansheng menyapa segenap siswa. Mahaguru mengungkapkan bahwa Sutra Bakti yang dilafalkan hari ini merupakan pravacana ( instruksi lisan ) dari Sang Buddha, karena hari ini juga memperingati Hari Ibu, maka kita sebagai putra dan putri mesti ingat untuk membalas budi jasa ayah dan ibu, jangan membangkang kepada orang tua, mesti menghormati dan berbakti kepada orang tua.

Dharmaraja Liansheng kembali mengimbau supaya setiap siswa memiliki buku ‘Menulis tentang Hantu’ ( Xiegui -寫鬼 ), dari buku ini, kita bisa lebih memahami bagaimana membedakan antara Empat Alam Suci, dewa, dan hantu. Melalui pravacana atau sabda Suciwan, nalar dan logika, kita bisa mengenali tiap tipu daya yang dilakukan oleh hantu.

Dalam buku ini, juga tercatat peristiwa nyata mengenai peristiwa perbuatan keji Nenek Hantu yang terjadi baru-baru ini, selain itu, dari buku tersebut, kita juga bisa belajar bagaimana melindungi diri. Kita mesti sering bervisualisasi Mulacarya menetap di puncak kepala, menjapa Mantra Hati Guru, “Om. Gulu. Liansheng. Xidi. Hum.”, dan menjapa Mantra Mahabala Vajra : “Om. Mahabalaya. Suoha.” Atau Mantra Mahabala untuk Menghentikan Hantu : “Om. Mahabalaya. Hum Hum Pei.” Serta memohon para Dharmapala untuk memberikan simabandhana. Acalanatha Vidyaraja, Yamantaka Vajra, Pancamahavajra, Astamahavidyaraja, semua baik, semua bisa digunakan untuk simabandhana.

Ada juga ritual menyingkirkan hawa buruk dengan media beras dan pakaian, panjatkan doa supaya semua hawa buruk pada tubuh diri sendiri dapat tersingkirkan, memohon kekuatan Istadevata untuk mengadhisthana pakaian diri sendiri, dan membersihkan diri sendiri, meningkatkan daya perlindungan bagi diri sendiri.

Dharmaraja Liansheng melanjutkan pengulasan Lamdre :

Dalam belajar Buddhadharma, ada proses : shruta ( mendengar ), cinta ( merenungkan ), dan bhavana ( praktik membina diri ). 

Segala sesuatu di dunia materi merupakan lokiyamarga ( jalan duniawi ), sedangkan yang meninggalkan dunia materi, disebut sebagai Lokuttaramarga ( jalan non-duniawi ).

Lokiyamarga menyatakan keberadaan, namun pada hakikatnya tetap sunya. Coba Anda renungkan, di masa kecil, kita tidak menyadari apa itu ‘tua’, apa itu ‘derita’, dan apa itu ‘sakit’, dan merasa bahwa diri ini ‘Ada’.

Ada yang mengatakan bahwa hidup ini ibarat kertas tisu yang dicabut, terus dicabut sampai pada akhirnya habis. Kehidupan ibarat menelepon, jika bukan Anda yang menutupnya terlebih dahulu, maka saya yang akan menutupnya terlebih dahulu.

Ketika menjalani hidup ini, kita tidak merasa bahwa setiap hari semakin menua, pada suatu hari nanti, ketika tiba saatnya ‘turun bukit’ ( penurunan kinerja tubuh ), Anda akan menyadarinya. Seperti Mahaguru, saat ini telah berusia 73 tahun, dan dengan sangat cepat akan mencapai 80 tahun, di usia 80 tahun akan semakin mudah melupakan banyak hal… Tadi baru saja makan, tapi sekarang sudah lupa…, demikianlah kondisi usia 80 tahun.

Setelah kita mendengar pembabaran Buddhadharma, kita akan memperoleh anubhava ( pemahaman yang diperoleh melalui pengetahuan dan praktik bhavana ) Kita bisa merasa benar-benar ada, namun sesungguhnya sunya. Contohnya adalah sebuah rumah baru, setelah ditinggali dalam waktu lama, akan menjadi rumah tua. Mobil baru, setelah dikendarai dalam waktu lama, akan menjadi mobil tua. Sekarang yang baru menikah disebut pengantin baru, setelah lama kemudian, mereka akan menjadi pasangan lansia.  

Demikianlah dunia fana, banyak hal yang tidak kekal. Mengiranya benar-benar ada, akan tetapi sesungguhnya sunya. Presiden Korea Selatan, baru saja menjabat belum lama, namun dalam sekejap, dari tempat yang tertinggi, langsung jatuh ke tahanan. Oleh karena itu, nama dan kedudukan juga sunya.

Demikian pula dengan rupa seorang wanita, di masa muda sangat cantik, disebut sebagai wanita cantik, yang pria disebut sebagai pria tampan, akan tetapi, di usia tua, sinar di wajah akan semakin redup, pada akhirnya tetap saja sunya. 

Setelah Anda mendengar pembabaran Buddhadharma, Anda akan memahami bahwa segala sesuatu dalam lokiyamarga berada dalam kondisi anitya atau terus berubah, setelah memahami sifat dunia ini, Anda bisa bersamadhi, inilah buku yang ditulis oleh Mahaguru akhir-akhir ini, ‘Samadhi Dalam Samadhi’ ( Ding zhong zhi ding -定中之定 )

Jadikan samadhi sebagai ketekunan bhavana, 
Jadikan sila sebagai Guru.

Kita mesti berlatih meditasi, di dalam samadhi kita akan mengetahui dunia yang berbeda, dan ini bukan merupakan hal duniawi. Akan tetapi, ‘Samadhi Dalam Samadhi’ jauh melampaui empat jenis dhyana, ini merupakan dhyana ke-5 !

Dharmaraja Liansheng mengungkapkan, tadi ketika sesi meditasi, sudah tidak menyadari bahwa diri sendiri berada di atas Dharmasana, memasuki samadhi tiada ruang dan waktu. Tadi dalam samadhi, Mahaguru juga melihat adik ( Bibi Guru ) yang sedang berada di Taiwan, demikianlah contoh dari fenomena tiada ruang dan waktu. Akan tetapi, walaupun demikian, kita tidak boleh terpengaruh oleh segala kondisi yang kita saksikan dalam meditasi.    

Dharma lokiya membahas segala keberadaan, sedangkan Dharma Lokuttara membahas sunyata. Setelah memahami sunyata, Anda tidak akan melekat, tanpa kemelekatan, berarti tiada klesha ; Apabila Anda tetap melekat pada rumah tangga, maka Anda akan memiliki kerisauan akan rumah tangga ; Melekat pada asmara, maka Anda akan memiliki kerisauan asmara ; Melekat pada naik jabatan, Anda akan merisaukan kenaikan jabatan. Anda mesti menyingkirkan kerisauan batin, baru bisa mencapai keberhasilan bhavana !

Usai Dharmadesana, Mahaguru melantunkan Nama Buddha bersama para umat, kemudian Mahaguru berwelas asih menganugerahkan Abhiseka Sarana, mengadhisthana Air Mahakaruna Dharani, dan mengadhisthana rupang Buddha dan berbagai benda Dharma milik umat.

Hari ini, Mahaguru dan Gurudara merayakan Hari Ibu lebih awal, setelah acara memotong kue tar bersama, Mahaguru membubuhkan tanda tangan pada buku baru yang dibawa oleh tiap siswa, kemudian berwelas asih memberikan adhisthana jamah kepala kepada tiap siswa. Puja bakti hari ini telah berjalan dengan manggala dan sempurna.

Judul Asli :
【TBSN 最新】人世間就是這樣,有很多的「無常」在其中;以為是「實有」,但最後也是「空」。

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=8&id=4287

◎ Jadwal siaran langsung berdasarkan waktu Indonesia :

*Kebaktian di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple : 
Setiap hari Minggu, pukul 10 pagi ( WIB )

*Upacara Homa di Rainbow Temple : 
Setiap hari Senin, pukul 05 pagi ( WIB )

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

◎ Aplikasi TBSN untuk Andorid dan Apple :
Silakan mengunduh di AppStore atau Google Play dengan kata kunci : 
真佛視頻 : Aplikasi video Zhenfo
真佛書庫 : Aplikasi Gudang Buku Zhenfo
真佛新聞 : Aplikasi Berita Zhenfo
真佛密法 : Aplikasi Sadhana Tantra Zhenfo

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami senantiasa berupaya untuk menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.