Halaman Utama > Tren Topik > 【Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo】Akasagarbha Bodhisattva


【Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo】Akasagarbha Bodhisattva


Minggu, 12 Januari 2020 pukul 15:00 ( Waktu Seattle Amerika Serikat )
Senin, 13 Januari 2020 pukul 05:45 ( WIB )

Dharmaraja Liansheng Shengyen Lu Akan Memimpin Upacara Agung Homa Akasagarbha Bodhisattva ( Xukongzang Pusa - 虛空藏菩薩 ), Melanjutkan Pengulasan Lamdre, serta Menganugerahkan Abhiseka : Sadhana Istadevata Akasagarbha Bodhisattva.

Lokasi Upacara : Rainbow Temple (彩虹雷藏寺), Seattle, Amerika Serikat.

【Mantra Hati Akasagarbha Bodhisattva】:
“Namo. A-jia-she-jie-po-ye. Om. Ali. Jia-ma-li. Mu-li. Suo-ha” 
 ( Dilafalkan : Namo. Akyashekyeboye. Om. Ali. Kyamali. Muli. Suoha )

【Mengenal Pratima Akasagarbha Bodhisattva】

Akasagarbha Bodhisattva  ( 虛空藏菩薩 – Xukongzang Pusa ) mengenakan Mahkota Pancadhyani, tangan kanan menekuk memegang khadga (pedang) yang menyala-nyala, tangan kiri memegang padma di sisi pinggang, di atas padma terdapat mestika ratna, Akasagarbha Bodhisattva bertubuh putih, duduk di atas padmasana berwarna biru sian. 
 
【 Kutipan Dharmadesana Dharmaraja Liansheng 】

Akasagarbha Bodhisattva ada di Vajradhatu maupun Garbhadhatu Mandala, dalam Vajradhatu-mandala Beliau adalah Vajraratna Bodhisattva, merupakan salah satu dari 16 Arya Bhadrakalpika, berada di koridor Selatan.

Pada Garbhadhatu-mandala, merupakan Pimpinan Akasagarbha-sala.
 
Gelar Tantra dari Akasagarbha Bodhisattva adalah Kucang Jingang (庫藏金剛 – Garbha Vajra ) , yang dimaksud dengan Akasagarbha adalah Prajna luas dan mendalam, seluas angkasa. Beliau bersemayam di akasaloka, tidak hanya memiliki segala makna guhya, bahkan dengan Mahakarunacitta menuntun semua makhluk. 

Akasagarbha Bodhisattva mempunyai Alam Suci yang disebut Gandhalaya-loka, ada juga yang mengatakan bahwa Ksetraparisudddhi Akasagarbha Bodhisattva adalah bintang-bintang, Ksetraparisudddhi-Nya memenuhi angkasa, bagaikan bintang-bintang memenuhi angkasa. Oleh karena itu kemampuan dan kewibawaan Akasagarbha Bodhisattva sangat besar. 

Akasagarbha Bodhisattva memiliki dua pintu guhya agung yaitu berkah dan kebijaksanaan. Keterangan mengenai Beliau tercantum di Akasagarbha Sutra, Mahasamnipata Sutra Akasagarbha Varga, Asta-maha-bodhisattva-mandala Sutra dan lain sebagainya.

Akasagarbha Bodhisattva merupakan salah satu anggota jajaran Asta-maha-bodhisattva, saat kita melafalkan Sutra Raja Agung kita juga melafalkan Nama Agung Akasagarbha Bodhisattva. 

Asta-maha Bodhisattva dalam Mahayana antara lain : 
Avalokitesvara Bodhisattva, Manjusri Bodhisattva, Samantabhadra Bodhisattva, Ksitigarbharaja Bodhisattva, Maitreya Bodhisattva, Akasagarbha Bodhisattva, Vajrapani Bodhisattva dan Sarvanivaranaviskambhin Bodhisattva.

Dalam Akasagarbha Sutra tertulis :
"Apabila seseorang mendambakan Prajna, ingin disukai oleh khalayak, mendambakan suara merdu, mendambakan kedudukan raja dan pejabat, menginginkan berbagai harta kekayaan dan kerabat yang sempurna, demikian pula setelah berbuat kebajikan, namanya akan harum di dunia, maka ia harus tekun melafalkan Nama Agung Akasagarbha Bodhisattva, pasti dapat memperoleh hal-hal yang diharapkannya tersebut.”

Tangan kanan-Nya memegang Ratnakhadga ( pedang mestika ), menganugerahkan kebijaksanaan setajam pedang ; Tangan kiri-Nya memegang Padma di atasnya terdapat cakra-surya dan cakra-candra, juga Buah Prajna yang berbentuk bundar, juga ada Prajna-ratna. Mudra Akasagarbha Bodhisattva di bagian tengah adalah jari telunjuk yang membentuk ratna, ada juga yang menggunakan jari tengah untuk membentuk ratna. Menekuni Sadhana Akasagarbha Bodhisattva dapat memperoleh Prajna, ingatan yang kuat , kemasyhuran dan lain sebagainya. 

Ada beberapa karakteristik dari Akasagarbha Bodhisattva, yang pertama, Beliau memiliki berkah dan kebijaksanaan yang paling utama, berkah-Nya memenuhi angkasa, dapat menjadi Adhinatha Rezeki, kebijaksanaan Beliau memenuhi angkasa. Daya ingat Beliau juga memenuhi angkasa. Ada lagi, kuasa dan wibawa Beliau sangat besar, bagi yang ingin menjadi seorang raja, presiden, atau pejabat, yang ingin memperoleh kuasa besar, wibawa besar, mesti tekuni Akasagarbha Bodhisattva. Daya berkah Beliau memenuhi angkasa, kebijaksanaan Beliau memenuhi angkasa, daya ingat Beliau memenuhi angkasa, wibawa dan kuasa Beliau memenuhi angkasa, daya wibawa dan kuasa Beliau ibarat angkasa, merupakan seorang Bodhisattva yang sangat agung, segala sesuatunya laksana angkasa.

Mencapai kontak yoga dalam Sadhana Yoga Akasagarbha Bodhisattva yang terutama dapat memperoleh peningkatan daya ingat, peningkatan wibawa dan kuasa, serta peningkatan kebijaksanaan.

Ada lima Akasagarbha Bodhisattva yang disebut sebagai Panca-maha-akasagarbha.

Mudra Panca-maha-akasagarbha berbeda, namun ada juga yang berbentuk ratna manikam.

Kemampuan Bodhisattva ini sangat besar, berkebijaksanaan agung, mempunyai Alam Suci, dan mampu meningkatkan kebijaksanaan. 

Dahulu, Istadevata dari Kobo Daishi adalah Mahavairocana Tathagata, namun yang dilatihnya dengan tekun adalah Sadhana Akasagarbha Bodhisattva untuk Mengukuhkan Pengetahuan, Beliau menekuninya di dalam gua pertapaan. Saat itu daya ingatnya sama buruknya dengan Mahaguru, namun Beliau menekuni Sadhana ini, menekuni sampai bintang-bintang terbang masuk ke dalam mulutnya. Sejak saat itu daya ingatnya semakin baik, bahkan mampu mengingat semua pustaka yang telah dipelajarinya, semua mudra, semua mantra, semua visualisasi, semua Sadhana tiap-tiap Adhinatha.

Dalam penekunan Sadhana Aksagarbha Bodhisattva, mesti terlebih dahulu memvisualisasikan wujud Akasagarbha Bodhisattva, kemudian baru menjapa Mantra Akasagarbha Bodhisattva untuk Mengukuhkan Pengetahuan : “Namo. Akyashekyeboye. Om. Ali. Kyamali. Muli. Suoha” telah ditetapkan mesti dijapa minimal genap satu juta kali. Sebelum mulai menekuni sadhana harus terlebih dahulu menjapa Mantra Akasagarbha Bodhisattva Mengukuhkan Pengetahuan sebanyak genap 100,000 kali.

Jika Anda senantiasa mematri Mantra Akasagarbha Bodhisattva di hati Anda, maka ucapan Anda menjadi murni. Saat bersadhana juga berbeda dengan sadhana lainnya, harus memperhatikan kapan saat terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan. Apabila bertepatan dengan gerhana matahari ataupun gerhana bulan, haturkanlah pujana berupa dupa, bunga, makanan dan minuman kepada Akasagarbha Bodhisattva, kemudian persembahkan segelas air minum bersih, duduk bersila tenang di depan pratima, membentuk Mudra Akasagarbha : Dua jari telunjuk berdiri agak menekuk,  kedua ujungnya saling bertemu, membentuk ratna manikam. Dua ibu jari saling berdampingan, jari lainnya saling bersilangan. 
 
Visualisasikan Akasagarbha Bodhisattva berada di angkasa di hadapan dengan jelas. Kemudian bervisualisasi kobaran nyala sinar putih dari ratnakhadga melesat bagai kobaran api, melengkung memasuki air minum yang telah dipersemayamkan di altar. Kemudian visualisasikan ratna manikam di atas Padma juga memancarkan sinar putih memasuki air minum tersebut. Sinar dari ratnakhadga merupakan Sinar Pedang Prajna, untuk menghancurkan rintangan karma kebodohan batin sejak masa lampau, menebas ikatan karma hitam. Sedangkan sinar ratna-manikam merupakan Sinar Buah Prajna, untuk menambah sinar Prajna sadhaka, bermakna ‘Kukuh Tak Terlupakan.’ 
 
Visualisasikan kedua sinar tersebut dengan sangat jelas, kemudian menjapa Mantra 108 kali. Usai menjapa mantra, ambil air tersebut, kemudian visualisasikan wujud matahari dan rembulan dari gerhana matahari maupun rembulan memasuki air tersebut, ini bermakna di dalam air tersebut terdapat Cahaya Pedang Prajna, Cahaya Buah Prajna, Cahaya Matahari dan Cahaya Rembulan, kemudian minumlah air tersebut. Dilanjutkan dengan berdoa kepada Akasagarbha Bodhisattva supaya mangunggal dengan Anda.

Ada tiga unsur utama sadhana  tantra, yaitu wujud Akasagarbha Bodhisattva, ada mantra, ada mudra, menjadi sebuah sadhana tantra, dapat ditekuni.
Menurut transmisi Guru Sesepuh, yang paling terutama adalah menekuni Sadhana di kala gerhana matahari dan gerhana bulan. Yaitu saat bersadhana berada di bawah sinar bulan, air dalam cangkir juga paling baik dapat menghadap bulan yang mengalami gerhana, ataupun matahari yang mengalami gerhana. Paling baik adalah menghadap ke arahnya. Sebab di saat-saat itulah Akasagarbha Bodhisattva akan hadir. Asalkan sinar terang masuk ke dalam secangkir air Anda, kemudian Anda meminumnya, keesokannya Anda memiliki daya ingat, demikianlah Sadhana Tantra sungguh menakjubkan. 

◎ Perhatian : Penekunan sadhana tantra Zhenfo harus sesuai kaidah Dharma, yaitu memiliki tekad Bodhicitta, bersarana kepada Dharmaraja Liansheng, menaati sila, menguatkan fondasi Catur-prayoga dan Guru-yoga, kemudian barulah memohon abhiseka sadhana adhinatha ini.

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana :
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

Judul Asli :
【真佛法相寶典】虛空藏菩薩

Klik di Sini untuk Versi Bahasa Mandarin

◎ Situs TBSN Terbaru ( Mandarin ) :
https://ch.tbsn.org/

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung dengan penerjemah Inggris

◎ Klik di sini untuk tautan siaran langsung Mandarin

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Buddha Guru.