Halaman Utama > Tren Topik > 【 Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo 】Skanda Dharmapala dan Sangharamapala


【 Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo 】Skanda Dharmapala dan Sangharamapala

Minggu, 8 Juli 2018 pukul 15:00 ( Waktu Seattle ) di Rainbow Temple ( 彩虹雷藏寺 ), Dharmaraja Liansheng Shengyen Lu Akan Memimpin Upacara Agung Homa Skanda Dharmapala dan Sangharamapala, mengulas Lamdre, serta menganugerahkan Abhiseka : Sadhana Perjalanan Astral dan Sadhana Perlindungan dari Skanda dan Sangharamapala. 
  
*Waktu Indonesia : Senin, 11 Juni 2018, pukul 05:00 ( WIB ) Tautan siaran langsung ada di bagian bawah.

【 Mantra Hati Skanda Dharmapala 】: "Om. Weituo Tianduo. Maha Tianduo. Suoha"
【 Mantra Hati Sangharamapala 】:"Om. Qielan. Xidi. Hum."

【 Mengenal Pratima Skanda dan Sangharamapala 】:

Skanda Bodhisattva merupakan pemimpin 32 Deva-senapati di bawah Catur Maharajakayika, berwujud Deva Maha-senapati, berparas tampan dan gagah, mengenakan jubah zirah, mengenakan jubah selempang, kaki mengenakan sepatu perjalanan astral, tangan mebawa vajradanda penakluk mara. ( Ada yang satu tangan menekan vajradanda ke arah bumi, dan tangan yang lain berkacak pinggang ; Atau kedua tangan beranjali, sambil menopang vajradanda dalam posisi horizontal )

Sangharama merupakan sebutan bagi biara, Sangharamapala merupakan para Dewata Kebajikan yang melindungi biara. Dalam Sutra Dharani Agung 7 Buddha dan 8 Bodhisattva ada tertulis mengenai 18 Sangharama Deva, antara lain : Suara Merdu, Suara Sansekerta, Tambur Surga, Seruan Luhur, Seruan Merdu, Keluhuran Luas, Suara Halilintar, Simha, Menakjubkan, Gaung Sansekerta, Suara Manusia, Abdi Buddha, Pujian Kebajikan, Mata Lebar, Mata Indah, Moralitas, Pandangan Tembus, Pandangan Menyeluruh.

Dalam tradisi bangsa Han, Sangharamapala menggunakan wujud Guansheng Dijun, bermuka merah tua, berjanggut panjang dan indah, nampak gagah, mengenakan jubah zirah, jubah selempang, tangan memegang guandao Naga Hijau, menunggangi Kuda Kelinci Merah ; Ada pula pratima yang tidak memegang guandao, namun duduk membaca Kitab Chunqiu.
   
【 Kutipan Dharmadesana Dharmaraja Liansheng 】

Di vihara di Tiongkok, begitu memasuki pintu langit pertama, terlebih dahulu Anda akan melihat pratima Catur Maharajakayika ( Empat Raja Dewa Pelindung ), di hadapan Anda adalah Maitreya Bodhisattva ( Mile Pusa / Buddha Mendatang ). Berbalik di bagian belakang pintu langit pertama, Anda akan melihat pratima Veda Dharmapala, dan di hadapan Veda Dharmapala pasti adalah aula mestika Mahavira yang memuja Shakyamuni Buddha, Bhaisajyaguru Buddha, dan Amitabha Buddha.

Dalam jajaran Bhadrakalpika Buddha mendatang, yang mengepalai seribu Buddha pertama adalah Padmaprabha Buddha ( Hua-guang Fo ) ; Sedangkan yang mengepalai seribu Buddha kedua adalah Rucika Buddha. Semua orang tahu siapakah Rucika Buddha ini, Beliau adalah Skanda Bodhisattva ; Kelak Skanda Bodhisattva akan menjadi Rucika Buddha, mencapai Kebuddhaan, dapat menangani semua urusan. Dapat mengadhisthana dan melindungi setiap insan, serta menganugerahkan kesehatan ; Segala persoalan, dapat sesuai harapan ; Menyeberangkan arwah terlahir di alam suci ; Memancarkan cahaya adhisthana untuk meningkatkan berkah dan kebijaksanaan kita, serta menyempurnakan keharmonisan ; Pada saat yang sama, vajradanda penakluk mara milik Skanda Bodhisattva dapat menyingkirkan semua yang jahat, dan penagih utang karma. 

Skanda Bodhisattva yang paling terkenal. Dahulu saat Shakyamuni Buddha parinirvana di Kusinagara dan dikremasi, menghasilkan banyak sarira. Saat itu, ada makhluk halus yang disebut ‘amanusya’ datang merebut sarira dan langsung melarikan diri. Para amanusya memiliki banyak kaki, mereka dijuluki sebagai siluman kaki cepat, bisa berlari dengan sangat cepat. Saat itulah Veda Dharmapala muncul, Beliau langsung terbang meringkus semua siluman kaki cepat, dan merebut kembali semua sarira. Inilah Veda Dharmapala.

Sesungguhnya Sangharamapala Bodhisattva adalah Guan-sheng-di-jun ( Koan Sing Tee Kun - 關聖帝君 ) yang dihormati oleh orang Tionghoa. Pada masa Tiongkok kuno, ada seorang bhiksu agung ( Mahabhiksu Zhizhe dari sekte Tiantai ), dalam meditasinya Beliau melihat penampakan Guanshengdijun ( Guan Yunchang ), Guan Yunchang sedang memimpin bala tentara yin menyerang musuh di medan perang. Mahabhiksu ini membabarkan Buddhadharma kepada Guanshengdijun, oleh karena itulah Guanshengdijun bersarana kepada Buddha, dan menjadi Dewa Pelindung Sangha Arama ( Biara Sangha ). Sangharamapala berarti Dewa Pelindung Arama, sebab Beliau memiliki wibawa dan kebajikan untuk menjadi seorang Arya yang sangat agung dan mulia.

Kesetiaan dan solider menjadi simbol dari Guanshengdijun. Setia kepada Kaisar Zhaolie dari kerajaan Shuhan, Shu Barat pada masa Dinasti Han. Saat itu ada Cao Cao, Liu Bei, ada Sun Quan, sebagai pemimpin tiga negara. Saat itu Cao Cao memperlakukan Guansheng Dijun dengan sangat terhormat, dilayani dengan penuh hormat, dengan harapan supaya Guansheng Dijun mau berpaling kepada Wei. Akan tetapi, Guanyunzhang ( Guangong ) tak tergoyahkan, dan tetap setia kepada Shuhan. Mengenai rasa solider, Beliau “Menerobos lima lintasan, dan memenggal enam jenderal” demi melindungi dua istri dari Liu Bei, hingga akhirnya berhasil mengantarkan keduanya kembali pada Liu Bei, rasa solidernya ini merupakan wujud kesetiaan kawan yang tak pernah berubah ! Beliau setia pada negara dan solider kepada kawan, solider kepada semua makhluk, oleh karena itulah dilambangkan dengan kata : “Setia dan solider”. 

Skanda Dharmapala memiliki kemampuan rddhividhijnanam mengejar angin ( kemampuan mencapai tujuan dengan sangat cepat dan tanpa rintangan ), Sangharamapala sendiri memiliki Kuda Kelinci Merah yang sangat cepat. Mereka Berdua sangat cepat, semua berhubungan dengan elemen angin, melambangkan secepat angin.
 
Kuncinya ada di kaki, kaki dewata juga ada pada kaki, kaki setan juga ada pada kaki. Kunci riddhividdhijnanam dari Skanda Dharmapala dan Kuda Kelinci Merah milik Guanshengdijun juga ada pada kaki, bukan kaki dari Guanshengdijun, melainkan kaki kuda. Jadi saat kalian berdoa kepada Guanshengdijun, Anda mesti ingat untuk beli kertas ‘Jiama’, ada kertas mulia yang disebut ‘Jiama’, kalian tahu ? Tahu, ‘Kertas Jiama’.

Apa manfaat dari kertas jiama ? Jika Anda telah mencapai keberhasilan dalam Sadhana Guanshengdijun, apabila Guanshengdijun bersedia mendengar Anda, dan Anda juga bisa mendengar Guanshengdijun, Anda bisa memberitahu-Nya, malam hari ini Anda ingin melihat seorang teman, malam hari itu juga, Anda boleh ikat kertas jiama ke kaki Anda, Anda mesti japa sebuah mantra, mantra apa ? “Mantra Mengejar Angin”. “Yang. Yang. Yang. Yang. YANG !” Anda japa lima aksara, setelah Anda ikat kertas jiama, malam hari itu, roh Anda akan keluar dari tubuh, langsung menunggangi jiama, mencapai tempat tujuan Anda, Anda bisa langsung berjumpa dengan teman Anda. Saya babarkan dengan singkat, terlebih dahulu, kiat utamanya adalah, “Om. Qielan. Xidi. Hum”, Anda mesti japa mantra-Nya, visualisasi Guanshengdijun, membentuk mudra-Nya. Tadi disebutkan Mudra Vajranjali, selain itu, masih ada satu mudra lagi, ( Mahaguru memperagakan ), ini adalah mudra dari Guanshengdijun, sekaligus mudra dari Skanda Dharmapala, melambangkan Beliau memegang vajradanda penakluk mara, memegang guandao Naga Hijau, demikianlah mudranya. Anda bentuk mudra ini, menjapa mantra ini, visualisasikan Beliau, terus sampai berkontak yoga, kemudian beli kertas jiama dan diikatkan di kaki, kemudian berdoa kepada Guanshengdijun : “Saya ingin pergi ke Afrika.” Dalam mimpi, Anda langsung menunggangi Kuda Kelinci Merah yang sangat cepat, berpacu di atas padang rumput di Afrika, bisa terbang di angkasa mengitari seluruh Afrika, bisa mencapai semua negara sesuai keinginan Anda. Jika Anda ingin pergi ke Kenya, Anda pun bisa mencapainya, ingin ke Pantai Gading pun bisa mencapainya, ingin ke Uni Afrika Selatan pun bisa mencapainya, ingin ke Nigeria pun bisa mencapainya, ingin ke Lituania pun bisa mencapainya, Anda bisa mencapai semua negara yang ingin Anda tuju, asalkan Anda telah berkontak yoga dengan Guanshengdijun, Anda akan punya kemampuan ini. 

Persoalan ada pada kontak yoga, Anda beli kertas jiama dan ikat di kaki, sebab Beliau menunggang kuda. Kuda Kelinci Merah yang sangat cepat, laksana angin, bisa mencapai seluruh pelosok dunia, Anda ingin ke Eropa, tidak perlu beli tiket pesawat, hanya dengan mengikat kertas jiama langsung bisa mencapainya, mantra yang dijapa adalah : “Yang. Yang. Yang. Yang. YANG !” Saat tidur di malam hari, memejamkan mata, “Yang. Yang. Yang. Yang. YANG !” Dalam mimpi Anda bisa melakukan perjalanan astral mengarungi seantero Eropa. Ini benar adanya, ini dibabarkan langsung oleh Guanshengdijun kepada saya. Asalkan Anda berkontak yoga dengan Beliau, ikat kertas jiama, maka Anda dapat mencapai tempat tujuan. Ini adalah kiat yang sangat penting, jangan beritahu orang lain.
 
Skanda Dharmapala memberitahu saya, apa kiat-Nya ? Anda mesti japa, “Om. Weituo Tianduo. Mohe Tianduo. Suoha.” Ini adalah mantra-Nya, bentuk mudra yang sama, menekuninya sampai dapat memasuki diri Anda, dan memberitahu Anda : “Anda telah berkontak yoga.” Saya beritahu Anda, gunakan tinta merah dengan sebuah mopit, tuliskan sebuah aksara mantra “Ha”. Saat tidur di malam hari, Anda ingin ke suatu tempat, gunakan mopit dan celupkan ke dalam tinta merah, tuliskan aksara “Ha” di atas kedua punggung kaki Anda, tidak jelas tidak apa, tapi yang terbaik bisa jelas ! Gambar titik merah, tuliskan aksara “Ha”, Anda japa mantra : “Ha. Ha. Ha. Ha. HE !” seperti bagian dalam Mantra Sataksara yang biasa kita japa, “Ha. Ha. Ha. Ha. HE !”, usai japa mantra, panjatkan doa kepada Skanda Dharmapala : “Hari ini saya ingin pergi ke Eropa, karena saya tidak punya uang, saya ingin pergi ke Italia, pergi ke Milan, saya ingin ke Perancis untuk lihat Menara Eiffel, saya ingin lihat Istana Versailles. Saya ingin pergi ke Inggris untuk lihat Westminster Abbey, saya ingin lihat Sungai Thames di London, saya ingin pergi ke Belanda untuk lihat kincir angin, pergi ke Amsterdam, pergi ke Rotterdam, saya ingin pergi ke Belgia, Perancis, Belanda, dan Denmark. Saya ingin pergi ke Swiss, Swedia, Islandia, pergi ke Norwegia, saya ingin lihat Dubes Liao Dongzhou.” Ia berada di Swedia, mudah sekali jika Anda ingin berjumpa dengannya ! Titikkan satu titik, dan tulis aksara “Ha”, japa : “Ha. Ha. Ha. Ha. HE !” jangan beritahu orang lain, maka Anda dengan segera Anda bisa melihat Dubes Liao. Sungguh unik ! Tulis di punggung kaki Anda, bukan telapak kaki ! Di atas kedua punggung kaki Anda, tulis aksara “Ha”.

Metode yang satu adalah mengikat kertas jiama, dan yang satunya menulis aksara “Ha”, Skanda Dharmapala memberitahu saya, asalkan Anda berkontak yoga dengan Beliau, tahukah Anda berapa kecepatan angin Beliau ? Kecepatan kaki dewata Beliau secepat angin, wush ! Langsung tiba di tujuan. Tahukah Anda, apa itu aksara “Ha” ? Aksara “Ha” adalah angin ! Tahukah Anda apa itu aksara “Yang” ? Aksara “Yang” adalah angin ! “Rang. Yang. Kang.”, “Yang. Yang. Yang. Yang. YANG !”, ini artinya angin, “Ha. Ha. Ha. Ha. HE !” ini juga angin. Skanda Dharmapala mengajarkan supaya kita menulis aksara Sansekerta “Ha”, Sangharamapala mengajarkan kita untuk mengikat kertas jiama, sebab Beliau menunggangi kuda, bisa mencapai semua tujuan, perjalanan astral Kuda Dewata.

Saya beritahu Anda sebuah rahasia yang paling penting, “Saya ingin ke Sukhavatiloka, atau sepuluh penjuru Negeri Buddha, atau Mahapadminiloka.”, inilah kiatnya, kiat dari Skanda Dharmapala adalah menulis aksara “Ha”, kiat dari Sangharamapala adalah mengikat kertas jiama, jika Anda tidak bisa membeli kertas jiama, Anda bisa menulis 2 aksara : jia-ma (甲馬 ). Saya babarkan, Anda bisa mencapai segala tempat di dunia saha, bahkan ke Negeri Buddha pun bisa. Siapa yang bisa mengungkapkan hal ini ? Saya ingin Skanda Dharmapala mengajarkan kiatnya kepada saya, Sangharamapala mengajarkan kiatnya kepada saya, kedua kiat ini, yang satu adalah kuda, dan yang satu adalah aksara “Ha”, semua bermakna angin, “Ha. Ha. Ha. Ha. HE !”, “Yang. Yang. Yang. Yang. YANG !”

◎ Perhatian : Penekunan sadhana tantra Zhenfo harus sesuai kaidah Dharma, yaitu memiliki tekad Bodhicitta, bersarana kepada Dharmaraja Liansheng, menaati sila, menguatkan fondasi Catur-prayoga dan Guru-yoga, kemudian barulah memohon abhiseka sadhana adhinatha ini.

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana :
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Sadhana Penjapaan Skanda Dharmapala :
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=33&csid=10&id=78

◎ Sadhana Penjapaan Sangharamapala :
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=33&csid=10&id=79

Judul Asli :
【真佛法相寶典】韋陀菩薩,伽藍尊者

Sumber : 
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=1&id=3820

◎ Tautan Siaran Langsung Pembabaran Dharma Mahaguru di Seattle ( Waktu Indonesia ) : Puja Bakti di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu pukul 10:00 ( WIB ) ; Upacara Homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin pukul 05:00 ( WIB )

Klik di Sini untuk Tautan Siaran Langsung Bahasa Mandarin
Klik di Sini untuk Tautan Siaran Langsung Bahasa Inggris  

◎ Segera berlangganan (Subscribe) video resmi Zhenfozong :
http://youtube.com/c/truebuddhaschoolnet
https://vimeo.com/truebuddhaschool

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=26&csid=7&id=1

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.