Halaman Utama > Tren Topik > 【 Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo 】Amitayus Buddha


【 Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo 】Amitayus Buddha


*Siaran langsung Upacara Api Homa di Taiwan Lei Tsang Temple : Tiap hari Sabtu pukul 2 sore ( WIB ) 

◎ Aplikasi Video Zhenfozong :
Silakan mengunduh di AppStore atau Google Play dengan kata kunci : 真佛視頻App
Melalui aplikasi tersebut, kita dapat menyaksikan siaran langsung puja bakti dan api homa yang dipimpin oleh Dharmaraja Liansheng,serta berbagai video Dharma lainnya.

◎ Tautan Siaran Langsung Dengan Penerjemah Inggris : http://tbsec.org/en/live-en.html

◎ Tautan siaran langsung mandarin : http://tbsec.org/live.html

Sabtu, 12 Maret 2016 pukul 15:00 ( Waktu Taiwan ) di Taiwan Lei Tsang Temple, Dharmaraja Lian-sheng Sheng-yen Lu Akan Memimpin Upacara Agung Homa Amitayus Buddha, dan menganugerahkan Abhiseka Sadhana Amitayus Buddha, serta melanjutkan pengulasan Sadhana 9 Tingkat Dzogchen.

【 Disusun oleh team TBSN Yang Jin Zuo Ma 】

【 Mantra Hati Buddha Amitayus 】: "Om. A-ma-re-ni. Zu-wen-di-ye. Suoha." 

【 Mengenal Pratima Buddha Amitayus 】

Pratima Buddha Amitayus ( Chang-shou Fo ) berkepala satu berlengan dua, tubuh berwarna merah, rambut bergelung ke atas, mengenakan mahkota Pancadhyani, tubuh bagian atas mengenakan jubah surgawi, tubuh bagian bawah mengenakan gaun sutra, berhiaskan untaian ratna manikam, memiliki semua keagungan Sambhogakaya Buddha, kedua tangan membentuk mudra dhyana di atas paha, di atas tangan menopang ratnakalasa panjang usia, kedua kaki dalam postur bersila penuh, duduk di atas cakracandra padmasana.

【 Kutipan Dharmadesana Dharmaraja Liansheng 】

Tathagata Amitayus disebut juga Tathagata Usia Tak Terhingga dari Sukhavatiloka, merupakan manifestasi Buddha Amitbha, Beliau mempunyai ratnakalasa panjang usia sebagai ciri khasnya ; Bila dapat meminum amrta panjang usia dari ratnakalasa tersebut, maka pasti memperoleh panjang usia dan kesehatan.

Buddha Amitayus dikelilingi oleh Dakini Catur Karman yaitu : Santika, paustika, vasikarana dan abhicaruka, yang mampu menyerap semua intisari tanah - air - api - angin dan akasha, serta semua usia panjang, berkah dan prajna.

Tathagata Amitayus mampu meredakan semua malapetaka, menuntun para arwah terlahir di Negeri Buddha yang suci. 

Cahaya Tathagata Amitayus memancar sampai jauh, merupakan sinar terang berwarna merah, dapat menumbuhkan prajna para insan, meningkatkan berkah karunia, mengikis karma penyakit, meningkatkan keharmonisan, mengharmoniskan dan memberi ketenteraman pada keluarga, semua malapetaka dan musuh akan mundur.

Dalam Sutra Buddha dikatakan, menjapa Mantra Buddha Amitayus, dapat memperpanjang usia, meningkatkan berkah dan Prajna, menghindarkan sadhaka dari kematian sebelum waktunya, bencana, maupun segala kecelakaan, mengikis karmavarana, merealisasi Siddhi Tiada Kematian, atau terlahir di Sukhavatiloka.

Menekuni Sadhana Buddha Amitayus, dapat menyingkirkan sakit penyakit, menumbuhkan berkah dan usia, memeperluas afinitas bajik, mengikis afinitas buruk, memperpanjang usia dalam aktivitas lokiya.

Ciri khas utama-Nya adalah menopang amrtakalasa ( vas berisi amrta ), mudra-Nya adalah mudra dhyana Amitabha Buddha, namun jari telunjuk tidak ditekuk, tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah, ujung kedua ibu jari saling bersentuhan. Mantra-Nya adalah : “Om. A-ma-ruo-ni. Zu-wen-di-ye. Suoha” tubuh-Nya berwarna merah, mula-Nya adalah Amitabha Buddha, sedangkan Amitabha Buddha sendiri disebut sebagai Buddha Panjang Usia ( Chang-shou Fo ). Beliau mempunyai wujud, mudra dan mantra, maka menjadi Sadhana Penjapaan Yidam Buddha Amitayus.

Tiap kali umat Buddha saling bertatap muka selalu mengucapkan satu kalimat Amitabha Buddha, sedangkan para Taoist saat berjumpa mengucapkan : “Wu-liang-shou Fo” ( Buddha Amitayus ), sesungguhnya keduanya sama. Amitabha Buddha adalah Buddha Amitayus, Buddha Usia Tak Terhingga, Buddha Cahaya Tak Terhingga.

Buddha Amitayus, Bhagawati Usnisavijaya dan Bhagawati Sita Tara semua merupakan manifestasi Mahamaitrikaruna, menganugerahi kesehatan , ketenteraman dan berkah bagi umat manusia, ketiganya disebut sebagai Tiga Buddha Panjang Usia, atau Tiga Adhinatha Panjang Usia.

◎ Perhatian : Penekunan sadhana tantra Zhenfo harus sesuai kaidah Dharma, yaitu memiliki tekad Bodhicitta, bersarana kepada Dharmaraja Liansheng, menaati sila, menguatkan fondasi Catur-prayoga dan Guru-yoga, kemudian barulah memohon abhiseka sadhana adinata ini.

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://indonesia.tbsn.org/modules/news3/article.php?storyid=5

◎ Tata Ritual Sadhana Penjapaan Buddha Amitayus  : http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=33&csid=10&id=97

Judul Asli :
【真佛法相寶典】長壽佛

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=1&id=2576

◎ Pengulasan Sadhana Tantra : 
http://tbsn.org/indonesia/newsList.php?cid=29&csid=36

◎ Kumpulan Ceramah Dharmaraja Lian-sheng :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=29

◎ Beberapa Karya Tulis Dharmaraja Lian-sheng Yang Telah Diterjemahkan Dalam Bahasa Indonesia :
http://tbsn.org/indonesia/newsClass.php?cid=23
 
◎ Laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Inggris :
https://www.facebook.com/syltbsnenglish

◎ Laman facebook TBSN Bahasa Mandarin :
http://www.facebook.com/syltbsn

Mari bookmark situs resmi dan laman facebook Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.