Halaman Utama > Tren Topik > 【 Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo 】Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha


【 Kitab Pusaka Gambar Rupang Zhenfo 】Bhaisajyaguruvaiduryaprabharaja Buddha

《 Zhenfo Zong 》Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu , pada Sabtu 21 Maret 2015 pukul 3 sore di Taiwan Lei Tsang Temple (台灣雷藏寺), akan memimpin Upacara Api Homa Bhaisajyaguru Buddha, dan menganugerahkan Abhiseka : Sadhana Yidam Yoga Bhaisajyaguru Buddha, Sadhana 12 Devasenapati Bhaisajyaguru Buddha, Sadhana Menyingkirkan Penyakit Yang Disebabkan Oleh Gangguan Bhuta dan Preta, serta Sadhana Lima Mandala Sapta Buddha Bhaisajyaguru Buddha ; Dan melanjutkan pengulasan 9 Tingkat Dzogchen. 

 

【 Disusun Oleh Team TBSN Yang-jin Zuo-ma 】

【 Mantra Hati Bhaisajyaguru-vaidurya-prabha-raja Buddha 】:
“Die-ya-ta. Om. Bie-ka-zi-ye. Bie-ka-zi-ye. Ma-ha Bie-ka-zi-ye. La-za-sa-mo-kya-de-hei. Suoha.” 

【 Penjelasan Singkat Pratima Bhaisajyaguru Buddha 】
Rupa Bhaisajyaguru-vaidurya-prabha-raja Buddha mirip dengan Amitabha Buddha, yaitu memiliki Dvatrimsallaksanani , tubuh berwarna biru, kedua tangan membentuk mudra dhyana, menopang patra, di dalam patra penuh dengan amrta penyembuh, duduk bersila penuh di atas padmasana. 

【 Dharmadesana Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu -- Asal Muasal Istimewa dan Kiat Sadhana Bhaisajyaguru-vaidurya-prabha-raja Buddha 】

Bhaisajyaguru-vaidurya-prabha-raja Buddha merupakan Pimpinan Pengajar Dharma di Tanah Suci Timur Vaiduryaprabhalokha , Buddha ini merupakan Raja Penyembuh Nan Agung, mampu menyembuhkan aneka macam penyakit, Tanah Sucinya adalah Vaiduryaprabhaksetra, sangat indah dan agung. Beliau satu esensi beda nama dengan Aksobhya Buddha ( Sebelah Timur ) dari Panca-dhyani Buddha.

Keagungan dari Bhaisajyaguru-vaidurya-prabha-raja Buddha adalah 12 Ikrar Agungnya, diantaranya ada satu ikrar, yaitu bertekad menyembuhkan 84000 jenis sakit penyakit para insan, dengan 84000 jenis obat menyembuhkan 84000 jenis sakit penyakit, supaya semua insan yang sakit, dapat mengikis semua karma penyakitnya. 


12 Ikrar Agung Bhaisajyaguru Buddha bermanifestasi menjadi 12 Devata Karman, disebut 12 Devasenapati Bhaisajyaguru Buddha , mengitari 12 arah Bhaisajyaguru Buddha ; Parsada Bodhisattva pendamping Bhaisajyaguru Tathagata adalah Suryaprabha Bodhisattva dan Candraprabha Bodhisattva, nama dua Bodhisattva ini juga harus disebut saat pengundangan. Dalam Tantrayana Bhaisajyaguru Buddha bisa disamakan dengan Aksobhya Tathagata .

Parsada dan Parivara dari Bhaisajyaguru Buddha adalah Suryaprabha Bodhisattva, Candraprabha Bodhisattva, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahastamaprapta Bodhisattva, Manjusri Bodhisattva, Ratnacandanakusuma Bodhisattva, Aksayamati Bodhisattva , Bhaisajyaraja Bodhisattva , Bhaisajyasamudgata Bodhisattva dan Maitreya Bodhisattva , sungguh sangat agung.

Dengan menekuni Sadhana Yidam Bhaisajyaguru , seorang sadhaka tantra tidak hanya dapat menolong para insan, bahkan juga dapat terlahir di Negeri Buddha Yidam, mencapai Kebuddhaan dalam kehidupan saat ini juga. 

Sadhana teragung dari Bhaisajyaguru Buddha adalah Sadhana Pancamandala Sapta Buddha Bhaisajyaguru . Merupakan salah satu dari Caturmahasadhana Tantra Tiantai, Pancamandala ini adalah : Acalanatha Vidyaraja di Tengah, Kundali Vidyaraja di Selatan, Vajrayaksa Vidyaraja di Utara, Trailokavijaya Vidyaraja di Timur dan Vajrabhairava Vidyaraja di Barat. Ini adalah Mahasadhana Anuttara, merupakan Mahasadhana untuk menolong bangsa dan Negara.

Sadhana teragung dari Bhaisajyaguru Buddha adalah Sadhana Panca-mandala Sapta-buddha Bhaisajyaguru yang merupakan salah satu dari Catur Mahasadhana dalam Tantra Tiantai, Panca-mandala ini adalah : 

Tengah : Maharya Acalanatha Vidyaraja.
Selatan : Kundali Yaksa Vidyaraja.
Utara : Vajra Yaksa Vidyaraja.
Timur : Trailokavijaya Vidyaraja.
Barat : Yamantaka Vidyaraja.

Ini merupakan Mahasadhana Anuttara, merupakan Mahasadhana untuk menolong bangsa dan negara.

Dalam Tantra Timur, Sadhana Pancamandala Sapta-buddha Bhaisajyaguru merupakan Sadhana Terbesar. Ini merupakan sadhana yang sangat agung, juga merupakan sadhana untuk menyembuhkan dari sakit penyakit. 

Bhaisajyaguru Buddha mempunyai dua macam mudra, yang satu adalah Mudra Memancarkan Cahaya Lima Warna, yaitu kedua telapak tangan terpisah, ibu jari tangan kiri menekan jari telunjuk dengan telapak tangan menghadap ke atas, sedangkan ibu jari tangan kanan menekan jari telunjuk dengan telapak tangan menghadap ke depan, mudra dibentuk di depan dada, inilah Mudra Bhaisajyaguru Buddha memancarkan sinar panca warna. 

Selain itu ada Mudra Akar dari Bhaisajyaguru Buddha, yaitu : Kedua tangan merangkap ke dalam, kedua ibu jari berdiri saling berdampingan, di bentuk di depan dada.

Kiat Sadhana Yidam Bhaisajyaguru Buddha : Ulu hati sadhaka memancarkan sinar suci vaidurya yang berwarna biru, demikian pula dengan ulu hati Bhaisajyaguru Buddha juga memancarkan sinar vaidurya berwarna biru. Kedua sinar saling bertemu, sadhaka dan Bhaisajyaguru Buddha tiada berbeda, semua menjadi yidam. 

Kiat Sejati dari Sadhana Yidam Bhaisajyaguru Buddha adalah : Kundalini. Api eksternal dan sinar vaidurya.

Bagi yang hendak menekuni sadhana ini harus memahami apa yang Sakyamuni Buddha katakan mengenai : Merawat orang sakit merupakan ladang berkah yang paling utama.

Kunci penyembuhan penyakit dari Bhaisajyaguru Buddha berada pada sinar biru putih, menyinari pakaian dan makanan minuman dari pasien, ini merupakan rahasia untuk menolong orang sakit. Sesungguhnya Sadhana Tantra Yidam Bhaisajyaguru Buddha tidak hanya dapat menyembuhkan diri sendiri, juga dapat menaklukkan mara dan memukul mundur para musuh. Dulu , Dharmaraja Lian-sheng Sheng-yen Lu menggunakan Api Homa Sadhana Bhaisajyaguru Buddha dan Sadhana Menyinari, atau sinar vaidurya menyinari benang panca warna, untuk menyembuhkan sakit penyakit pasien, dan sangat banyak orang yang telah memperoleh kesembuhan. Sadhana ini sangat luar biasa tak terperikan, Dharmabhalanya tak terbatas, merupakan Sadhana Yidam Anuttara.

Bhaisajyaguru Buddha sendiri sangat kuat dalam memberi respon spiritual. Dharmaraja Lian-sheng pernah secara langsung menyaksikan kehadiran Bhaisajyaguru Buddha, saat Anda menderita sakit, maka lafalkanlah Namo Bhaisajyaguruvaiduryaprabharajaya Buddhaya, ataupun Mantra Hati Bhaisajyaguru Buddha, asalkan sinarnya muncul, Beliau hadir menampakkan diri pada Anda, maka penyakit Anda pasti dapat disembuhkan !


【 Dharmaraja Lian-sheng Menyaksikan Kehadiran Bhaisajyaguru Buddha Beserta Semua Parivara-Nya 】

*Parivara : Semua keluarga / pengikut / kerabat yidam tersebut.

Saat Dharmaraja Lian-sheng sedang menjalani hidup bertapa, Beliau pernah menderita sakit kepala parah, kepala seakan pecah menjadi delapan bagian . . .sungguh menderita, saat itu Dharmaraja Lian-sheng pergi ke Korea. Korea juga merupakan negara yang banyak umat Buddha nya, Dharmaraja Lian-sheng berparadaksina pada tiap vihara dan Buddha, kemudian mengunjungi Vihara Donghwasa yang mempunyai rupang Bhaisajyaguru Buddha terbesar di dunia ( Tinggi 33 meter, lebar 1.5 meter ) , Orang Korea menyebutnya sebagai Buddha Pemersatu.

Pada saat perjalanan dari Vihara Donghwasa menuju ke Vihara Haeinsa, Dharmaraja duduk di dalam bus, memejamkan kedua mata, seketika menyaksikan Mata Buddha, alis Buddha, hidung Buddha, bibir Buddha, telinga Buddha dan tubuh Buddha, kemudian padmasana Buddha, Dharmaraja Lian-sheng menyaksikan Bhaisajyaguru Buddha, Suryaprabha Bodhisattva, Candraprabha Bodhisattva, Bhaisajyaraja Bodhisattva, Bhaisajyasamudgata Bodhisattva, Dua Belas Yaksa Senapati dan Para Vajra Dharmapala, semua parivara Bhaisajyaguru Buddha telah menampakkan diri. Saat itu Dharmaraja langsung mengatakan : “Sakitku pasti tersembuhkan.”

Ternyata, tak lama kemudian, sakit kepala hebat ini sembuh sepenuhnya. ( Untuk pengalaman mengenai pengelihatan sejati dari Dharmaraja Lian-sheng seperti di atas silahkan membaca buku nomor 162. Dalam kehidupan pertapaanya, Buddha Bodhisattva menginginkan supaya Dharmaraja Lian-sheng melalui sakit kepala hebat yang dideritanya untuk menghayati proses terurainya empat elemen utama, supaya Dharmaraja lebih menghayati dukha sakit penyakit para insan, mengembangkan maitrikaruna menolong semua makhluk terbebas dari derita penyakit ; Padahal sebelumnya, dalam seumur hidup Dharmaraja Lian-sheng tidak pernah mengetahui apa itu sakit. )


【 12 Ikrar Utama Bhaisajyaguru Buddha 】 

1.    Tekad supaya tubuh diri sendiri dan insan lain memancarkan cahaya terang.
2.    Kekuatan dan kewibawaan menerangi para insan.
3.    Mengenyangkan dan memenuhi harapan para insan, supaya tiada kekurangan.
4.    Supaya para insan kokoh dalam Mahayana.
5.    Supaya para insan menjalankan Brahmacari dan memiliki tiga sila kumulatif.
6.    Supaya para insan memiliki indera-indera yang lengkap.
7.    Menyingkirkan berbagai sakit penyakit para insan, supaya para insan memperoleh ketenteraman, merealisasi Anuttarabodhi.
8.    Mentransformasikan wanita menjadi pria.
9.    Supaya para insan terbebas dari jerat mara dan Non-dharma, terbebas dari pandangan sesat, menuntun mereka pada pandangan benar.
10.    Supaya para insan terbebas dari bahaya perampokan dan lain sebagainya.
11.    Supaya para insan terbebas dari kelaparan dan dahaga.
12.    Supaya yang kekurangan sandang memperoleh pakaian yang indah.

◎ Perhatian : Bagi yang bertekad menekuni Sadhana Tantra Zhenfo, harus terlebih dahulu memperoleh abhiseka sarana dan abhiseka penekunan dari Dharmaraja Liansheng, dengan demikian barulah sesuai tata Dharma. 

◎ Mengapa dan Bagaimana Bersarana ?
http://indonesia.tbsn.org/modules/news3/article.php?storyid=5

◎ Tata Ritual Sadhana Yidam Bhaisajyaguru Buddha :
http://tbsn.org/indonesia/news.php?cid=33&csid=10&id=27

⓪ Silahkan bookmark situs resmi Zhenfo Zong TBSN , kami akan senantiasa berusaha menyajikan berita terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng, supaya kita semua senantiasa bersama Guru Buddha.

Judul Asli :
【真佛法相寶典】藥師琉璃光王佛

Sumber :
http://tbsn.org/chinese3/news.php?cid=38&csid=1&id=3090

Diterjemahkan Oleh Lianhua Shian

◎ Situs Baru TBSN Indonesia : http://tbsn.org/indonesia/
◎ Situs Lama TBSN Indonesia : http://indonesia.tbsn.org/

◎ Demi Anda, kami terus berusaha untuk senantiasa menyajikan berita dan Dharmadesana terbaru dari Dharmaraja Lian-sheng . Mari terus bookmark website http://tbsn.org/indonesia/
laman facebook TBS ( mandarin ) : www.facebook.com/syltbsn 
laman facebook TBSN Bahasa Indonesia :
https://www.facebook.com/syltbsnindonesia 
Mari kita senantiasa bersama Buddha !