Halaman Utama > Dharmaraja Lian-sheng > Dharmadesana Mahaguru > Ceramah Terbaru Dharmaraja Liansheng Tahun 2014 > 2014-05-17 Kebersihan Perbuatan, Ucapan, dan Pikiran adalah Kye-rim (Tingkat Pembangkitan), Prana-Nadi-Bindu adalah Dzog-rim (Tingkat Kesempurnaan)


2014-05-17 Kebersihan Perbuatan, Ucapan, dan Pikiran adalah Kye-rim (Tingkat Pembangkitan), Prana-Nadi-Bindu adalah Dzog-rim (Tingkat Kesempurnaan)

Ceramah Ke-65 Sadhana Dzogchen oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada Upacara Homa Buddha Amitayus tanggal 17 Mei 2014 di Taiwan Lei Tsang Temple

Pertama-tama, kita sembah sujud pada guru silsilah, sembah sujud pada Bhiksu Liaoming, sembah sujud pada Guru Sakya Dezhung, sembah sujud pada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah sujud pada Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada adinata homa titisan Tathagata Amitabha Tathagata Amitayus, sembah sujud pada Triratna Mandala.

Gurudhara, Thubten Ksiti Rinpoche, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet. Tamu agung kita hari ini adalah Nyonya Dubes Daniel T.C.Liao dari ROC Executive Yuan Secretary-General Coordinating Committee for North American Affairs Sdri. Judy, Sekretaris JenderalPemerintah ProvinsiTaiwanBpk. Zheng Peifu dan istri Ibu Han Wuzhen, Markas besar partaibesarKetua DPPdiKota TainanAnggota Parlemen Cai Wangquan, Perwakilan DPR Cai Qichang - Ibu Chen Huimei, Calon Legislatif Taichung Bpk. Xie Xian, Penasihat Hukum TBF Pengacara Zhuo Zhongsan, Penasihat Hukum TBF Pengacara Luo Riliang, Penasihat Hukum TBF Pengacara Huang Yueqin, akuntan TBF Sdri. Teresa, direktur operasi plastik Chung ShanMedical University-DrZhengSenlong, manajer VGO Amerika Serikat Bpk. Lin Yifan, Pensiunan profesorUniversity ofMalaysiaProf. Su Qinghua, Guru bahasaUniversitasUtara MalaysiaGuru Chen Bingwei, tim professor Zhenfo Zong—ProfesorWangJinxianPh.D., ProfesorWangYaozhun, ProfesorWangLi, ProfesorMakYunHuang, ProfesorWailun Tam,ProfesorKatherineHung,Dr.LiYilun, ProfesorYeShuwen, Dr.You Jiangcheng, Dr. Liang Chaofan, dr. Lin Jun’an. Anggota Parlemen Kaoshiung Xu Huiyu, presenter terkenal Bpk. Tai Zhiyuan, teman kuliah Mahaguru Bpk. Zhu Jinshui dan istri Ibu Chen Zexia, komisaris utama Budaya Daden Indonesia Bpk. Zeng Yaoquan dan istri Ibu Chen Ruiying, datuk Malaysia Bpk. Li Mingguang, datuk Brunai Darusallam Bpk. Li Xinwei dan istri, perwakilan Pacificislandof GuamResort Ibu Zheng Yi, pengusaha terkemuka Hong Kong Bpk. Lei Fengyi dan istri Ibu Zeng Meiting, penanggungjawab Perabotan Chipin Ibu Huang Shuqi, Komisaris Utama Elizabethpatentedhydrolyzed pearlpowder U.S.A. Bpk. Liao Jintang, manajer umum perwakilan ketua ChinaShanghaiNanoApplications Specialist Bpk. Zhu Shuang, fotografer terkenal London, Inggris Sdr. Tony, ketua umum Lotus Light Charity Society dunia Acarya Changren, ketua Lotus Light Charity Society Bpk. Li Chunyang, produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng CTV Sdri. Xu Yaqi, produser Sutra Altar Patriak VI, Risalah Agung Tahapan Jalan Tantrayana, dan Diktat Hevajra – Acarya Lianyue dan presenter Sdri. Peijun, my sister Ibu Lu Sheng-mei, CalonDPPdiKantorBupatiNantouLiWenzhongBpk. Jian Mingtang. Terima kasih kepada wakil presiden Bpk. Wu Den Yih atas karangan bunganya, Legislator Ma Wenjun atas karangan bunganya.

Selamat siang semua! Apa kabar semua! (Bahasa Taiwan) Selamat siang semua! Apa kabar semua! (Bahasa Mandarin) Apa kabar! Apa kabar semua! (Bahasa Kanton) Selamat siang and selamat petang! (Bahasa Indonesia) Sawadika! (Bahasa Thailand: apa kabar) Kam-sam-ni-da! (Bahasa Korea: terima kasih) (Bahasa Jepang: Apa kabar) Good afternoon! (Bahasa Inggris: selamat siang) Hola Amigo! (Bahasa Spanyol: Apa kabar) Apa kabar semua! Salam sejahtera semua. Semoga homa Buddha Amitayus hari ini memberikan kita semua long life panjang umur and  saude (Bahasa Portugis: sehat). Gampang diingat, saude yaitu “meraup uang” (Bahasa Taiwan).

Setengah tahun terakhir, (Mahaguru mengucapkan Bahasa Jepang: mohon petunjuk Anda semua). (Mahaguru mengucapkan Bahasa Jepang: mari kita pergi), mari kita semua bersama-sama go to Seattle ke Seattle. Kita berdoa, Tathagata Amitayus memberkati setiap dari kita sehat selalu, tubuh yang sakit dapat sembuh; yang tidak sakit, lebih sehat, tubuh lebih sehat. Setengah tahun terakhir, saya tidak pernah cuti sehari pun, never, tidak pernah cuti atau libur. Seperti hari ini, saya juga tidak libur, setiap Hari Sabtu, atau Hari Minggu, saya tidak pernah libur, pergi ke Guam juga tidak cuti, besok juga tidak akan cuti. Upacara ini usai pada hari ini tanggal 17. Tanggal 18 yaitu besok, juga akan usai. Pada May 21st, I am going back to Seattle. I want to see everybody in Seattle. Thank you for coming. Welcome to Seattle! Maybe I will come back to Taiwan after half of a year. (21 Mei saya akan kembali ke Seattle, saya berharap di Seattle bertemu dengan Anda semua, selamat datang ke Seatttle, mungkin, setengah tahun lagi saya akan kembali ke Taiwan.) (Mahaguru mengucapkan Bahasa Jepang: mohon petunjuk Anda semua), upacara offering dan pengulasan Sutra yang Mahaguru adakan selama setengah tahun ini, semua perilaku, (Mahaguru mengucapkan Bahasa Jepang: mohon petunjuk Anda semua).

Hari ini mengadakan Homa Amitayus, Ia terutama membawa botol amrta, tangan-Nya adalah mudra Samadhi yang biasa, yaitu mudra Samadhi Amitabha, namun tidak melingkar, tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah, kedua ibu jari bersentuhan. Mantranya adalah “Om. A Ma Ruo Ni. Zu Wen Di Ye. Suoha.” Wujud-Nya, Ia bertubuh merah, Ia sebenarnya adalah Amitabha, sedangkan Amitabha tadinya dijuluki Buddha Panjang Umur. Umat Buddha saling bertemu akan menyebutkan Amitabha, Taois dalam Taoisme saling bertemu akan menyebut Buddha Umur Tak Terhingga, sebenarnya, keduanya sama. Amitabha adalah umur tak terhingga, sinar tak terhingga. Menekuni sadhana ini akan panjang umur long life.

Long life harus ditambah saude (Bahasa Portugis: sehat). Menekuni sadhana ini bisa panjang umur, juga bisa menyembuhkan penyakit. Yang namanya 3 yidam panjang umur, yaitu Buddha Amitayus, Bhagawati Usnisa Vijaya, Tara Putih. Tathagata Amitayus dilambangkan dengan botol amrta, jika dapat meneguk amrta panjang umur di dalam botol panjang umur maka bisa panjang umur, bahkan sehat. Tathagata Amitayus sama-sama bisa menolak malapetaka kita, menuntun makhluk akhirat terlahir di Buddhaloka. Cahaya Tathagata Amitayus sangat dalam dan jauh, cahaya terang yang berwarna merah, dapat meningkatkan kebijaksanaan, meningkatkan berkah, menyingkirkan karma penyakit, meningkatkan keharmonisan, agar keluarga rukun dan bahagia. Semua bencana, permusuhan, kematian yang tidak wajar akan sirna. Sehingga, di dalam Sutra Buddha mengatakan mantra Buddha Amtiayus dapat meningkatkan umur dan berkah kebijaksanaan, terhindar dari kematian yang belum waktunya, yaitu mati muda, meninggal akibat kecelakaan, menyingkirkan semua karma buruk, mencapai keberhasilan bebas dari kematian, atau terlahir di alam suci Sukhavatiloka Barat. Buddha Amitayus, Bhagawati Usnisa Vijaya, Tara Putih adalah titisan dari mahamaitri dan mahakaruna, bisa memberikan kesehatan, keselamatan dan berkah kepada manusia, semua disebut 3 Buddha Panjang Umur, juga disebut 3 yidam panjang umur. Ada wujud, mudra, mantra-Nya, maka ada sadhana penjapaan yidam panjang umur.

Hari ini khusus memberitahu Anda semua, jika umat Taiwan, bisa menonton channel 28, sebuah acara baru, yang dibawakan oleh Bpk. Tai Zhiyuan, We Are Coming, yaitu Kami Datang. Hari ini, kita juga telah datang. 21 Mei, May 21st, kita telah datang, datang ke Seattle, selanjutnya di sana setengah tahun. Karena saya sendiri sangat takut summer musim panas. Musim panas Taiwan sangat panas, musim panas di Seattle sama dengan musim dingin di Taiwan. Saya suka musim dingin, suka dinginnya musim dingin. Dinginnya Seattle dan tidak ada nyamuk itu bagus sekali. Setengah tahun terakhir ini, saya hidup dengan menyalakan racun nyamuk, hidup dengan mencium racun nyamuk. Setelah kembali ke Seattle, perlahan-lahan racun nyamuk disingkirkan, setengah tahun bebas dari racun nyamuk. Di Taiwan, saya terpaksa harus menyalakan racun nyamuk, jika satu malam tidak dinyalakan saja, nyamuk pun masuk. Oleh karena itu, saya takut musim panas di Taiwan. Beberapa hari ini, saya take shower, begitu keluar, jika tidak menyalakan pendingin ruangan, bergerak sedikit saja sudah keringatan, ini adalah satu hal yang paling saya takutkan. Musim panas di Taiwan benar-benar menakutkan, pernah sampai 40 derajat lebih, sangat mengerikan. Maaf! Saya harus kembali ke Seattle. Because I miss Seattle students, my daughter, my son, my grandson , my granddaughter, my daughter-in-law Sunny and my son-in-law Andy. Tubuh saya lumayan, namun, mengalami amnesia serius, sering melupakan nama banyak orang. Suatu kali, seeorang bersalaman dengan saya, ia pun bisa berkata pada saya, “Halo, apa kabar Anda akhir-akhir ini?” Begitu saya melihatnya, gawat, saya tidak mengenalnya, saya kebingungan. Ia pun bertanya pada saya, “Tiga hari yang lalu kita baru makan bersama.” Maaf, wajah dan nama selalu tidak ingat, maaf, (Mahaguru mengucapkan Bahasa Jepang: mohon Anda semua maafkan saya). Akhir-akhir ini ada gejala demikian, sudah umur 70 tahun, bukan menakut-nakuti Anda, saya bukan lulusan Universitas Buren (pelesetan dari universitas menakuti orang), saya lulusan falkutas Geodesi, lulusan Chung ChengInstitute of Technology. Umur 70 tahun, seharusnya kadang-kadang lupa, benar tidak? Umur setahun, tampil cemerlang; umur 10 tahun, prestasi sekolah menanjak; umur 20 tahun, remaja bergejolak; umur 30 tahun, mengejar karir; umur 40 tahun, mulai gemuk; umur 50 tahun, usia prima; umur 60 tahun, tekanan darah meningkat; umur 70 tahun, kadang-kadang lupa; umur 80 tahun, berjalan tertatih-tatih; umur 90 tahun, pikun total; umur 100 tahun, digantung di tembok. Sekarang saatnya kadang-kadang lupa, sungguh! Aneh, setiap hari saya melatih olahraga 7 cakra dan delapan mahasadhana Yaochi Jinmu, termasuk latihan mata, setiap pagi bangun tidur memutar 14 kali; olahraga hidung, yaitu 9 langkah pernapasan Buddha; olahraga telinga, yaitu membunyikan gendang telinga; juga ada olahraga jantung, jika jantung tidak berdetak maka meninggal dunia; kemudian, saya ada olahraga pencernaan. Selain itu, masih ada olahraga ginjal, olahraga kedua ginjal, setiap hari dilakukan; hanya saja tidak ada olahraga otak. Siapa dapat memberitahu saya olahraga otak, apakah ada yang tahu? Olahraga otak, ada yang mengatakan play mahjong, bermain mahjong, Gurudhara mengatakan membaca. Saya setiap hari membaca! Namun, akhir-akhir ini ada sebuah gejala, beritahu Anda semua, saat menulis buku, saya akan lupa tulisan, ragu apakah tulisan ini. Dulu, saya bisa terus menulis tanpa berhenti, tidak pernah bertanya pada orang bagaimana menulis tulisan ini, akhir-akhir ini ada sebuah gejala, menulis satu tulisan, tiba-tiba, tidak ingat bagaimana menulis tulisan. Jadi, menyunting artikel saya, tolong perhatikan, kalian anggap seharusnya tulisan tersebut, kalian gunakan saja tulisan tersebut, jangan menggunakan tulisan dari saya, karena tulisan dengan pelafalan yang sama sangat banyak, jika saya menggunakan tulisan lain, kalian dengan sendirinya bantu saya ganti, jangan kira yang Mahaguru tulis selalu benar, yang Mahaguru tulis belum tentu benar.

Menurut penulis artikel, di dalam sebuah artikel, setidaknya ada 2 tulisan yang salah penulisan, yaitu kebiasaan menulis tulisan yang salah penulisan, tidak bisa diperbaiki, kalian bantu saya perbaiki, tidak perlu tanya saya, tidak perlu telepon ke Seattle bertanya pada saya, merepotkan. Saya tidak akan bersikeras dengan pendapat saya sendiri, karena saya juga orang yang sangat rendah hati, mohon petunjuk dari Anda semua.

Hari ini saya ingin mengutarakan beberapa hal yang berkaitan dengan ajaran Esoterik, walau termasuk Sadhana Dzogchen. Apa yang dimaksud Kye-rim (tahap pembangkitan)? Apa yang dimaksud Dzog-rim (tahap kesempurnaan)? Tahap pembangkitan Esoterik ada beberapa titik berat, yang namanya Tahap Pembangkitan, disebut dengan Sadhana Luar; yang namanya Tahap Kesempurnaan, adalah Sadhana Dalam. Apa yang diutamakan dari Tahap Pembangkitan? Mengutamakan perbuatan, ucapan, dan pikiran, melatih perbuatan, ucapan, dan pikiran disebut Tahap Pembangkitan; Tahap Kesempurnaan ada 3 yang penting, yaitu prana, nadi, bindu, melatih prana, nadi, bindu adalah Tahap Kesempurnaan. Keduanya memiliki cara mengobati.

Anda lihat tubuh, Esoterik mengatakan tidak bergerak, yaitu tubuh tidak bergerak, Ajaran Eksoterik pada umumnya mengatakan sila, sila itu untuk mengobati tubuh Anda. Sila sangat penting, seperti menunggang kuda, jika Anda pernah belajar menunggang kuda, Anda pun tahu bahwa kuda yang baik ditunggangi orang. Sebenarnya kuda itu sangat galak, orang baik ditindas kuda, jika orang baik akan ditindas kuda. Mahaguru pernah menunggang kuda puluhan kali, suka sekali menunggang kuda, namun, Anda harus tahu, saat menunggang kuda di atas gunung, ia sendiri akan makan rumput, kuda tidak akan menoleh kalau tidak ada rumput liar, ia pasti akan menoleh makan rumput. Jika Anda membiarkannya makan rumput, ia tahu Anda mudah ditindas, ia akan memilih! Ketika ia mau menindas Anda, ia akan memilih dua batang pohon, di tengah sangat sempit, bahkan ia bisa lewat, namun, kaki Anda tidak dapat lewat, ia menerjang ke sana, kedua kaki Anda tergores hingga kulit berdarah, ia menindas Anda! Anda mesti ingat, orang baik ditindas kuda, kuda baik ditunggangi orang, sangat menakutkan. Setiap kali saya menunggang kuda, ia sengaja menempuh jalan yang sangat sulit ditempuh, jalan yang securam ini! Ia pun jalani, kemudian turun diguncang sebentar, agar Anda tahu rasa, agar bokong Anda merekah. Jika Anda menunggang kuda yang menindas Anda seperti ini, harus ditaklukkan, Anda harus langsung pecut bokongnya dengan pecut kuda, ia akan berjalan sangat cepat. Namun, Anda tarik lagi tali kekang, angkat lagi badan Anda, agar ia meloncat sebentar, ia pun tahu Anda tidak mudah ditindas, ia tidak bisa menabrak bokong Anda. Namun, asalkan Anda menarik erat tali kekang, ia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Manusia juga demikian, manusia itu memiliki keserakahan, kemarahan, dan kebodohan, untuk melatih tubuh, harus menghentikan keserakahan, kemarahan, dan kebodohan. Semua sila untuk menaklukkan tubuh, ucapan, dan pikiran Anda sendiri. Ajaran Eksoterik menggunakan sila untuk mengobati perbuatan, ucapan, dan pikiran kita. Ajaran Esoterik mengatakan tidak bergerak, ini sangat penting, maksudnya dalam aspek tubuh. Kalau begitu, mulut menjapa nama Buddha adalah ajaran Eksoterik, ajaran Esoterik menjapa mantra. Dalam aspek pikiran, ajaran Eksoterik menggunakan dhyana, ajaran Esoterik menggunakan memasuki samadhi, sama dengan dhyana, dan visualisasi. Mudra adalah kebersihan tubuh, menjapa mantra adalah kebersihan mulut, visualisasi aalah kebersihan pikiran. Tadi telah disampaikan, bagaimana melatih otak Anda, Anda harus belajar visualisasi.

Seseorang menulis lelucon, Legislatif Yuan merevisi undang-undang perkawinan, saat staf administrasi sedang memasukkan data, tidak sengaja mengetikkan “aturan satu istri satu suami” ditulis menjadi “aturan satu hari satu istri”, satu suami dan satu hari hanya kurang setitik saja, seluruh anggota menerima dengan hangat. “Revisi yang baik, sangat kreatif”. Anggota pria mengira “baik memang baik, dikuatirkan sumber barang tidak mencukupi”; anggota senior mengira “baik memang baik, dikuatirkan waktu tidak cukup”; anggota wanita mengira “baik memang baik, dikuatirkan tubuh pria tidak tahan”; kalangan hukum mengira “baik memang baik, dikuatirkan ayah dari anak tidak mudah dicari”. Sebenarnya, semua dapat diobati. Jadi, tidak mungkin sehari satu istri, sehari satu istri itu mustahil. Ketahuilah, Mahaguru hari ini berumur 70 tahun, jangan biarkan masa muda berlalu sia-sia, jadi, kemarin barulah memperlihatkan sebentar, yang tidak melihat, menyesal seumur hidup, kelak tidak akan lagi, kelak mutlak tidak ada lagi, besok juga tidak ada, karena sudah pernah diperlihatkan. Dulu saya sering mengatakan saya harus memperlihatkan, tadi malam, tidak ada siaran langsung internet, hanya dilihat orang-orang yang hadir di tempat. Orang yang memotret boleh simpan sebagai kenang-kenangan, namun, tidak boleh dipasang di internet, agar tidak dikomentari orang lain. Namun, dalam sejarah, juga ada orang yang demikian, ia hanya menutup bagian tersebut dengan handuk, memperlihatkan seluruh badan, ketua perkumpulan Agama Buddha yang paling awal, Bhiksu Cihang, Beliau juga telah memperlihatkan, Beliau memperlihatkan dada, perut, hanya menutup bagian vital saja, angkatan senior telah memperlihatkan, angkatan junior hanya memperlihatkan sedikit saja, tidak apa-apa. Aturan sehari satu istri, kalian cukup bayangkan saja, saya tidak perlu menjelaskan. Laoda (Acarya Lianhuo), Laoer (Acarya Lianshi) sering mengatakan, saya memiliki uang (Mahaguru mengucapkan Bahasa Jepang). Juga mengatakan jika memiliki uang, kalian boleh gunakan! Saya sama sekali tidak membuang modal, genki Anda akan baik sekali, jika Anda tidak pernah belanja, juga jangan membuang uang. Sadhaka Tantra harus melatih ketrampilan demikian, genki Anda sangat baik, Anda sarat dengan genki, namun, tidak memiliki uang. (Mahaguru dengan humor menggunakan Bahasa Jepang)

 

Sekarang ada dua acarya wanita yang paling kaya, setahu saya, semua sangat bagus, Acarya Lianci paling kaya, True Buddha News, Lotus Light Lei Zang Si Temple, all money coming home. Ada lagi, Acarya Lihui, Beliau American nomor satu. Mengatakan Anda kaya, Anda seharusnya senang, membangun Purple Lotus Temple tidak ada masalah, kelak Purple Lotus Temple adalah vihara terbesar di Amerika, Canada, Eropa, barangkali seluruh dunia. TBF harus semangat, organisasi paling miskin sedunia adalah TBF, mari kita semua dukung, banyak memberikan persembahan. Bantu mengiklankan TBF, TBF paling miskin. Apakah Acarya Lezhi datang? Tidak ada! Mengapa tidak datang? Siapa yang tahu Beliau di mana? Oh! Beliau pergi ke Chirstmas Island Pulau Natal, pergi ke sana, tidak ada penerbangan yang bisa pulang. Seminggu hanya satu kali penerbangan, atau dua kali penerbangan saja, besok kalau tidak pulang, ia melanggar sila meremehkan. Saya yang mau menghindari merayakan ulang tahun, bukan Anda.

“Mata dingin menatap kehidupan, mata fisik menatap dunia, mata melirik menatap wanita cantik, mata membelalak menatap uang, mata terpenjam menatap istri.” Ini adalah masalah yang sangat realistis, juga sila.

Sila itu harus menjaga tubuh, ucapan, dan pikiran Anda. Tahap Pembangkitan harus menggunakan visualisasi, membentuk mudra, menjapa mantra, yang penting adalah Sadhana Prayoga, Sadhana Guruyoga, Sadhana Yidam, asalkan Anda telah kontak yoga dengan Yidam, Yidam akan memberkati Anda, jika Anda tidak kontak yoga dengan YIdam, tidak kontak yoga dengan Guru, juga tidak mendapatkan pemberkatan Guru. Jika Guru, Yidam tidak memberkati Anda, Sadhana Yidam, Sadhana Guruyoga, Catursarana, Catur Brahma Vihara, Mahamandala Puja, dan Sadhana Pertobatan, Anda harus banyak tekuni. Sadhana Caturprayoga, Sadhana Mandala Puja, Sadhana Pertobatan, dan Sadhana Mahanamaskara, dan menjapa mantra, jika Anda tidak berlatih sungguh-sungguh, fondasi tidak dikukuhkan, Guru tidak akan memberkati, Yidam juga tidak akan memberkati.

Jika salah satu telah kontak yoga, Anda pun akan mendapatkan pemberkatan. Orang yang belajar Dharma, cara kuno tidak dapat digunakan, cara baru tidak mengerti digunakan, cara lunak tidak mampu diterapkan, cara keras tidak berani digunakan.” Yang kita gunakan adalah cara Tantra, cara Tantra bisa digunakan. Asalkan tubuh, ucapan, dan pikiran telah bersih, pasti ada kontak yoga; tubuh, ucapan, pikiran tidak bersih, selamanya tidak bisa kontak yoga. Yang satu ini sangat penting, bersih itu sangat penting, ini aalah pentingnya Tahap Pembangkitan. Lantas, bagaimana dengan Tahap Kesempurnaan? Yaitu prana, nadi, dan bindu. Saya sering mengatakan, “Tahap Kesempurnaan” sangat penting. Kadang-kadang, di dalam Tahap Pembangkitan ada Tahap Kesempurnaan; kadang-kadang di dalam Tahap Kesempurnaan juga ada Tahap Pembangkitan; ada sebagian yang melebur jadi satu.

Penekun prana, prana harus cukup, prana harus penuh, prana harus kukuh, prana harus melancarkan nadi tengah, ini bicara tentang prana dan nadi, prana tidak hanya melancarkan nadi tengah, masih harus melancarkan semua nadi seluruh badan. Ketika prana Anda melancarkan semua nadi, prana Anda sendiri akan sangat cukup, berkelimpahan, selamanya tidak akan kekurangan, saat ini, Anda pun dapat melatih Sadhana Anasrava, itu mengandalkan prana, sedangkan prana dan darah saling berkaitan. Tidak ada prana dan darah, tubuh pun lemah; jika prana dan darah sangat penuh, tubuh Anda pun kuat. Ini bicara tentang prana.

Lelucon ini hanya sekedar lelucon saja. “Minum arak putih, sebotol dua botol tidak mabuk; turun ke lantai dansa, tiga langkah empat langkah pun bisa; main mahjong, lima malam enam malam tidak tidur; mengarang dusta, tujuh buah delapan buah tidak lelah; bekerja, Sembilan tahun sepuluh tahun masih tidak mengerti; menerima hadiah, ribuan bahkan puluhan ribu tidak dikembalikan. Segelas dua gelas bukan arak, tiga gelas empat gelas hanya kumur-kumur saja, lima gelas enam gelas memperlihatkan kehebatan, tujuh gelas delapan gelas berjalan menempel tembok, sembilan gelas sepuluh gelas tembok berjalan saya tidak berjalan”, ini hanya lelucon.

Saya pernah melihat guru melatih prana, saat ia minum arak, begitu minum! Arak keluar dari dalam jarinya, ini adalah hubungan prana. Ia mengangkut arak ke jarinya, keluar dari dalam pori-pori, ia tentu saja tidak mabuk! Ia boleh menghirup, juga boleh hirup, boleh hembus, bukan memuntahkan setelah minum arak, ia keluarkan dari tempat lain. Sehingga, semua arak yang ia minum dipindahkan ke jari, kelima jari mengeluarkan air, ini adalah kemampuan guru. Jadi, ia bisa minum arak, yang satu ini, apakah kita mampu? Ada lagi, taruh segelas air, dengan memakai rok Lama, air dilangkahi, dihirup, gelas dikeluarkan, air tidak ada lagi, semua dihirup masuk, kemudian, ditaruh lagi, dengan memakai rok Lama, gelas dilangkahi lagi, gelas penuh dengan air lagi, ini bukan sulap! Ini menghirup kemudian mengeluarkan, dihirup ke dalam kandung kemih, kemudian keluarkan lagi dari kandung kemih. Melatih prana harus bisa demikian. Anda memakai pakaian basah, Anda mengerahkan prana, agar pakaian Anda menguap, baju langsung kering, ini menginisiasi api tummo. Setelah Anda melancarkan nadi tengah, yang terpenting adalah prana itu sendiri sedang berputar, Sadhana Anasrava juga merupakan perputaran prana, Sadhana Api Tummo itu menyalakan api tummo dengan prana. Api tummo membakar agar bindu melebur, air tidak turun.

Ketahuilah, Sadhana Dalam adalah tanah, air, api, angin, angina adalah prana, air adalah bindu, yaitu api tummo, tanah adalah kukuh. Qigong tidak ada apa-apanya. Japamala saya digantung sampai di sini, kalau tidak, saya pukul perut saya dan perlihatkan pada Anda semua, apa yang bagus dilihat dari memukul diri sendiri, namun, begitu mengerahkan prana, Anda pukul dengan palu hammer, punggung dipukul dengan pedang kayu Jepang, phong phong phong…. Prana dikerahkan ke telinga, telinga akan bergerak, prana dikerahkan ke tangan, tangan akan bergerak, dikerahkan ke mata, mata pun bercahaya, bisa melihat cahaya, dikerahkan ke hidung, hidung bisa melancarkan prana, dikerahkan ke tenggorokan, prana berjalan beberapa kali, batuk pun sembuh. Di mana sakit, dikerahkan ke sana; di mana sakit, di sana pun sembuh. Eksoterik tidak melatih ini. Sadhaka Eksoterik, 70 persen itu sakit, Esoterik tidak, sadhaka semakin melatih diri harus semakin kuat, semakin bertenaga, semakin memiliki power. Esoterik karena melatih prana, melatih melancarkan nadi, nadi seluruh tubuh lancar, yang namanya 72000 nadi, semua lancar, termasuk nadi tengah, nadi kiri, kanan, dan semua prana dan nadi, hingga pori-pori yang paling kecil sekalipun, semua lancar, saat itu, tubuh tidak ada penyakit, sakit akan berkurang, juga tidak akan sakit. Setiap kali saya menjamah kepala Anda semua, satu mengatakan sakit kepala, satu mengatakan sakit mata, satu mengatakan sakit leher, satu mengatakan sakit pundak, satu mengatakan sakit pinggang, satu mengatakan sakit kaki, satu mengatakan sakit kutu air. Benar-benar sakit dari kepala sampai kaki, saya menjamah sampai pusing. Sungguh, Orang Taiwan sering mengatakan umur 40 tahun sakit pinggang, umur 50 tahun sakit pundak, saya tidak pernah. Apa itu umur 40 tahun sakit pinggang? Umur 40 tahun sakit pinggang, never, tidak pernah, saya tidak pernah sakit pinggang; umur 50 tahun sakit pundak adalah tangan diangkat tinggi bisa sakit. Saya umur 70 tahun! Dua puluh tahun lagi juga masih tidak sakit, itu adalah prana! Prana terutama melancarkan nadi, setelah nadi lancar, saya umur 70 tahun, Anda kapan pernah melihat saya berkacamata? Tidak! Saya melihat tulisan dengan jelas, saya masih bisa bermain sak pasir, saya bisa bermain berputar, masih bisa bermain dua tangan, sekarang sudah jarang bermain! Kalau sempat, saya perlihatkan pada Anda. Saya masih bermain gelang hula. Ini adalah manfaat melatih prana. Jika nadi Anda telah lancar, ingat menyalakan api tummo, menghasilkan cahaya, bindu turun, menghasilkan kebersihan, dengan cahaya api tummo digabungkan dengan kebersihan, kemudian Anda buka 5 cakra tubuh Anda, cakra kening, cakra tenggorokan, cakra hati, cakra pusar, cakra kemaluan, kelima cakra ini dibuka, Anda pun akan menghasilkan cahaya, setelah berhasil menghasilkan cahaya, cahaya anak dan cahaya induk akan saling bertemu, saling bersatu, maka dapat berhasil.

Ini semua adalah lelucon TBN Sky News Acarya Huijun. Pria kaya akan menjadi jahat, wanita menjadi jahat karena kaya. Menikah adalah kesalahan, bercerai adalah pencerahan, menikah lagi adalah tidak belajar dari kesalahan, tidak punya kekasih adalah sampah, memiliki banyak kekasih adalah binatang.” Pokoknya, jangan melekat dengan uang, juga jangan melekat dengan asmara. Jika Anda melekat dengan asmara maka akan dijerat mati oleh asmara. Jika Anda melekat dengan uang, Anda akan selamanya serakah dan tidak puas. Akhirnya menjadi tidak ada uang, bahkan dimakan oleh uang. Kekayaan dan kecantikan, keduanya paling menggoda. Jika tubuh, ucapan, dan pikiran Anda bersih, datang dan pergi secara alami, boleh, jangan sekali-kali memaksakan kehendak. Ada seorang wanita hamil hampir melahirkan, bayi bergerak-gerak di dalam perut, membuatnya tidur tidak nyaman, malam ini, ia pun bolak balik tidak bisa tidur, suami bertanya, “Mengapa kamu masih tidak tidur?” Ibu hamil dengan napas tersengal-sengal berkata, “Putramu tidak tidur!” Suami berpikir sejenak, “Ah! Ia seharusnya tahu bahwa ia sudah harus keluar, sedang mengepak koper.”

Melatih kebersihan tubuh, ucapan, dan pikiran disebut Tahap Pembangkitan; melatih prana, nadi, dan bindu disebut Tahap Kesempurnaan. Sebenarnya, di dalam Tahap Pembangkitan ada Tahap Kesempurnaan, di dalam Tahap Kesempurnaan ada Tahap Pembangkitan. Eksoterik melatih kebersihan tubuh, ucapan, dan pikiran, sedangkan Esoterik menggunakan tubuh, ucapan, dan pikiran untuk menekuni Sadhana Yidam, menekuni Sadhana Guruyoga, menekuni Caturprayoga. Yidam mulai memberkati Anda, Guru memberkati Anda, Anda juga akan memiliki prana, setelah prana ada, Anda pun boleh melakukan banyak hal, Anda boleh membuat prana Anda bersirkulasi di seluruh tubuh Anda, memanfaatkan prana Anda, di dalam Tantra disebut melatih angina, melatih nadi, melatih api tummo, melatih bindu, dan melatih Anasrava. Begitu Anasrava, prana baru akan penuh, sekali tiris, itulah orang awam. Anasrava, prana pun berangsur-angsur penuh, satu hal yang terpenting, tubuh tidak tiris, kebijaksanaan tidak tiris, hati tidak tiris, baru dapat mencapai kebuddhaan. Yang Mahaguru katakan sama sekali bukan dikarang-karang. Mari cerita sebuah lelucon, lelucon yang disampaikan oleh Mingdao, “Korea Selatan dan Korea Utara terlibat persaingan keras, saat ini pemimpin kedua Negara memutuskan untuk melakukan sebuah ajang lomba bebas bagi ksatria, membuktikan bahwa bangsa sendiri lebih kuat, setelah janjian 3 tahun, masing-masing mengutus seorang yang paling berani untuk bertarung. Setelah kedua belah pihak kembali, Korea Utara dari tengah pertarungan memilih sepuluh orang untuk dilatih secara keras, kemudian bertarung, 3 tahun kemudian, akhirnya menghasilkan seorang yang paling hebat. Pada hari perlombaan, di atas arena perlombaan berkumpullah media dan warga dari berbagai pelosok, menyaksikan sendiri perlombaan berkelas dunia ini. Tingtong! Ketika lonceng berbunyi sekali, pemberani dari Korea Utara masuk arena, suara seruan sekeras halilintar, selanjutnya pemberani dari Korea Selatan masuk arena, hanya terlihat ia tampan dan putih, hanya saja dua orang begitu masuk arena untuk bertarung, hanya terlihat pemberani yang tampan, satu tangan mencengkeram kaki lawan, dengan perlahan melempar ke permukaan lantai, pemberani yang dilatih keras selama 3 tahun, tak disangka babak belur. Pemimpin Korea Utara terkejut, terpaksa merendahkan suara dan hati memohon petunjuk pada bangsa Korea Selatan. “Hahaha”, pemimpin Korea Selatan dengan santai berkata, “Bukan apa-apa, kami hanya melakukan operasi plastik pada seekor gorilla liar.” Korea Selatan paling hebat operasi plastik pada wanita, sekawanan nenek masuk, saat keluar, berubah menjadi gadis cantik Korea Selatan. Jadi, kami boleh operasi plastik gorilla, kemudian diutus mengikuti lomba, tentu saja menang, manusia tidak bisa mengalahkan gorilla. Juga ada sebuah lelucon, ada seekor anjing sangat gagah, khusus bertarung dengan anjing lain, terus bertarung bertarung bertarung bertarung bertarung…ia mengalahkan semua anjing, ia pun menjadi raja anjing. Suatu hari, ia berjalan di dalam hutan, melihat seekor anjing yang malas-malasan dan berbulu rontok, ia pun berkata, “Aduh! Mari kita bertarung.” Anjing berbulu rontok tidak menghiraukannya, ia tetap menantang, sampai akhirnya, anjing yang berbulu rontok terpaksa bertarung dengannya, sekali bertarung, raja anjing itu kalah telak. Raja anjing berkata, “Saya berlatih sekuat ini, mengapa kamu lebih kuat dari saya?” Anjing berbulu rontok berkata, “Sebelum bulu saya rontok, orang-orang panggil saya singa.”

Manusia tidak luput dari kematian. Ada sebuah lelucon, ada seseorang bernama A-Shuang (Shuang berarti segar, nyaman, menyenangkan), suatu hari A-Shuang meninggal dunia, saat keluar dari rumah duka, setiap orang di belakang berteriak, “Aduh! Shuang Si Le!” (Shuang Si Le berarti Shuang telah meninggal, juga bisa berarti menyenangkan sekali) Setiap orang berteriak, “Shuang Si Le!” Orang di samping merasa heran, “Manusia telah meninggal dunia, masih berteriak, “Shuang Si….” Ada lagi yang berteriak, “Shuang! Shuang!” Orang di samping bertanya, “Mengapa keluar dari rumah duka, setiap orang berteriak, “Shuang…?” Orang ini pun menjawab, “Tidak tahukah Anda? Shuang Si Le.” Baik, sekian untuk hari ini, kita semua Shuang Si Le! Amitabha! Om Mani Padme Hum.